Search

Malang City Creative, Perkuat Kolaborasi dan Sinergi Pentahelix - MALANG POST


MALANG POST - Kota Malang ditetapkan sebagai kota kreatif Indonesia yang  menjadi role model pengembangan kota kreatif di Indonesia. Untuk terus mengembangkan kota kreatif, Pemkot Malang akan melakukan penguatan kolaborasi bersama Pemkab Malang dan juga Pemkot Malang menjadi satu simpul dengan city branding “Malang”.
Tidak hanya penguatan kolaborasi saja dengan pemda di Malang Raya, Pemkot Malang juga akan semakin menguatkan sinergi Pentahelix yang melibatkan pemerintah, komunitas, akademisi, swasta/pengusaha dan media. Hal ini diungkapkan Wali Kota Malang Sutiaji saat menjadi  narasumber seminar nasional dalam Rakornas Indonesia Creative Cities Network (ICCN) 2019 di Hotel Four Point by Sheraton, Kota Surabaya, Jumat (28/6) kemarin. ICCN yang merupakan jejaring forum lintas komunitas kreatif tanah air yang berdiri sejak tahun 2015, serta memiliki 200 lebih jejaring kabupaten/kota se-Indonesia.
“Saya sepakat  ABCGM (Academician, Business, Community, Government, dan Media, red) yang kami sudah lakukan dengan pentahelix. Insya allah akan kami kuatkan bersama. Siapapun walikota ke depan , siapapun pemimpin kedepan, saya yakin, G-nya walaupun siapapun tapi ABC M nya jalan. Insya Allah ekonomi kreatif akan bisa  berjalan dengan baik di Kota Malnag,” kata Wali Kota Malang di hadapan peserta Rakornas ICCCN di Surabaya.
Peningkatan ekonomi kreatif di Kota Malang menurutnya akan dapat mengurangi gini ratio yang tajam saat ini. Karena Kota Malang menjadi penyumbang angka pengangguran terbuka terbesar di Jatim. Karena jumlah perguruan tinggi di Kota Malang jumlahnya sangat banyak. Ada lima perguruan tinggi negeri, ada 50 lebih perguruan tinggi yang terkait dengan IT.
Pertumbuhan industri dalam subsektor bidang game dan aplikasi ini berdampak positif pada perekonomian masyarakat dan serapan tenaga kerja. Data Pemerintah Kota Malang menyebut hingga saat ini, subsektor game dan aplikasi mampu menyerap lebih dari 2200 tenaga kerja, 624 personal linear dan aktif dalam bidang tersebut.
“Bahkan ada produk game dari kreator Kota Malang dibeli oleh pengusaha di Amerika dengan harga 100.000 US dollar atau hampir 1, 4 miliar. Tidak hanya itu saja, dia juga mendapatkan royaltinya,” terang Sutiaji.
Diterangkannya, ekonomi kreatif dipandang mampu menjadi pengungkit kesejahteraan masyarakat, menjawab tantangan kota seperti penciptaan lapangan kerja, dan implementasi smart city. Serta menguatkan daya saing di era industri 4.0.
“Karena itu, ekonomi kreatif menjadi bagian dari 20 bidang kerjasama Malang Raya yang telah dirumuskan dalam kesepakatan bersama Wali Kota Malang, Wali Kota Batu dan Bupati Malang pada 2018 lalu. Kita menjadi satu simpul city branding Malang,” ungkapnya.
Ketua Umum ICCN Tubagus Fiki Satari menyampaikan Kota Kreatif adalah masa depan dari keberlanjutan kota/kabupaten di seluruh Indonesia. Potensi kekayaan alam dan ragam budaya, tradisi dapat dielaborasikan dengan perkembangan terkini dari ilmu pengetahuan inovasi, teknologi, diyakini akan menciptakan kekuatan ekonomi baru, lapangan pekerjaan yang luas dan akan terus relevan dengan perkembangan zaman.  
“Saya juga tau persis command center ini juga sudah banyak, secara infrastruktur sudah ada, jadi bagaimana diaktivasi, dimanfaatkan sebagai ruang pantau dan kendali untuk ekonomi kreatif.” ujarnya.
Dijelaskannya, melalui ICCN mencari nilai yang disepakati bersama dalam indeks kota kreatif. Melalui ekomi kreatif ini bisa mengurangi kesenjangan yang tajam. Untuk di daerah menempatkan sinergi pentahelix untuk bersama-sama memajukan ekonomi kreatif dengan perannya masing-masing.
“Komite ekonomi kreatif ini bisa kita dorong bapak ibu, khususnya yang di OPD. Kemudian kita ingin hadirkan indeks kota kreatif yang bukan hanya sekedar angka terus selesai tapi bisa menjadi navigasi prioritas pembangunan seperti yang tadi  disampaikan. Dipetakan ekosistemnya sebagai rute jalan, kemudian kompas pembangunannya jangan sampai ketika membangun infrastruktur agar tidak salah langkah,” tandasnya.(aim/*/hms)

Let's block ads! (Why?)


MALANG POST - Kota Malang ditetapkan sebagai kota kreatif Indonesia yang  menjadi role model pengembangan kota kreatif di Indonesia. Untuk terus mengembangkan kota kreatif, Pemkot Malang akan melakukan penguatan kolaborasi bersama Pemkab Malang dan juga Pemkot Malang menjadi satu simpul dengan city branding “Malang”.
Tidak hanya penguatan kolaborasi saja dengan pemda di Malang Raya, Pemkot Malang juga akan semakin menguatkan sinergi Pentahelix yang melibatkan pemerintah, komunitas, akademisi, swasta/pengusaha dan media. Hal ini diungkapkan Wali Kota Malang Sutiaji saat menjadi  narasumber seminar nasional dalam Rakornas Indonesia Creative Cities Network (ICCN) 2019 di Hotel Four Point by Sheraton, Kota Surabaya, Jumat (28/6) kemarin. ICCN yang merupakan jejaring forum lintas komunitas kreatif tanah air yang berdiri sejak tahun 2015, serta memiliki 200 lebih jejaring kabupaten/kota se-Indonesia.
“Saya sepakat  ABCGM (Academician, Business, Community, Government, dan Media, red) yang kami sudah lakukan dengan pentahelix. Insya allah akan kami kuatkan bersama. Siapapun walikota ke depan , siapapun pemimpin kedepan, saya yakin, G-nya walaupun siapapun tapi ABC M nya jalan. Insya Allah ekonomi kreatif akan bisa  berjalan dengan baik di Kota Malnag,” kata Wali Kota Malang di hadapan peserta Rakornas ICCCN di Surabaya.
Peningkatan ekonomi kreatif di Kota Malang menurutnya akan dapat mengurangi gini ratio yang tajam saat ini. Karena Kota Malang menjadi penyumbang angka pengangguran terbuka terbesar di Jatim. Karena jumlah perguruan tinggi di Kota Malang jumlahnya sangat banyak. Ada lima perguruan tinggi negeri, ada 50 lebih perguruan tinggi yang terkait dengan IT.
Pertumbuhan industri dalam subsektor bidang game dan aplikasi ini berdampak positif pada perekonomian masyarakat dan serapan tenaga kerja. Data Pemerintah Kota Malang menyebut hingga saat ini, subsektor game dan aplikasi mampu menyerap lebih dari 2200 tenaga kerja, 624 personal linear dan aktif dalam bidang tersebut.
“Bahkan ada produk game dari kreator Kota Malang dibeli oleh pengusaha di Amerika dengan harga 100.000 US dollar atau hampir 1, 4 miliar. Tidak hanya itu saja, dia juga mendapatkan royaltinya,” terang Sutiaji.
Diterangkannya, ekonomi kreatif dipandang mampu menjadi pengungkit kesejahteraan masyarakat, menjawab tantangan kota seperti penciptaan lapangan kerja, dan implementasi smart city. Serta menguatkan daya saing di era industri 4.0.
“Karena itu, ekonomi kreatif menjadi bagian dari 20 bidang kerjasama Malang Raya yang telah dirumuskan dalam kesepakatan bersama Wali Kota Malang, Wali Kota Batu dan Bupati Malang pada 2018 lalu. Kita menjadi satu simpul city branding Malang,” ungkapnya.
Ketua Umum ICCN Tubagus Fiki Satari menyampaikan Kota Kreatif adalah masa depan dari keberlanjutan kota/kabupaten di seluruh Indonesia. Potensi kekayaan alam dan ragam budaya, tradisi dapat dielaborasikan dengan perkembangan terkini dari ilmu pengetahuan inovasi, teknologi, diyakini akan menciptakan kekuatan ekonomi baru, lapangan pekerjaan yang luas dan akan terus relevan dengan perkembangan zaman.  
“Saya juga tau persis command center ini juga sudah banyak, secara infrastruktur sudah ada, jadi bagaimana diaktivasi, dimanfaatkan sebagai ruang pantau dan kendali untuk ekonomi kreatif.” ujarnya.
Dijelaskannya, melalui ICCN mencari nilai yang disepakati bersama dalam indeks kota kreatif. Melalui ekomi kreatif ini bisa mengurangi kesenjangan yang tajam. Untuk di daerah menempatkan sinergi pentahelix untuk bersama-sama memajukan ekonomi kreatif dengan perannya masing-masing.
“Komite ekonomi kreatif ini bisa kita dorong bapak ibu, khususnya yang di OPD. Kemudian kita ingin hadirkan indeks kota kreatif yang bukan hanya sekedar angka terus selesai tapi bisa menjadi navigasi prioritas pembangunan seperti yang tadi  disampaikan. Dipetakan ekosistemnya sebagai rute jalan, kemudian kompas pembangunannya jangan sampai ketika membangun infrastruktur agar tidak salah langkah,” tandasnya.(aim/*/hms)

Let's block ads! (Why?)



Bagikan Berita Ini

0 Response to "Malang City Creative, Perkuat Kolaborasi dan Sinergi Pentahelix - MALANG POST"

Post a Comment

Powered by Blogger.