Search

Hujan Sekejap, Kota Malang Dikepung Banjir - detikNews

Malang - Hujan deras yang mengguyur Kota Malang mengakibatkan genangan air di sejumlah titik. Bahkan, beberapa perkampungan warga terendam air hingga ketinggian 1 meter.

Banjir karena luapan drainase bisa terlihat di kawasan Jalan S Parman, Kota Malang. Jalan kampung dipenuhi air bah setinggi 1 meter, warga pun memilih meninggalkan rumah untuk berpindah ke tempat yang lebih tinggi.

Genangan air yang sama juga terjadi di kawasan Jalan Jombang. Jalan kampung bak sungai dadakan karena luapan drainase tak mampu menampung tingginya debit air.


"Kampung kami ketinggian air sampai 1 meter, Gang 1 Jalan Letjen S Parman. Kita sementara cari tempat yang lebih tinggi," ungkap Sugeng (40), salah satu warga.

Luapan air juga memutus tiga ruas jalan utama menuju utara (Surabaya). Sungai yang ada tak mampu menampung tingginya debit air. Kemacetan panjang pun tak terhindarkan, sampai Kamis (28/3/2019), petang.

Luapan air juga melanda pemukiman warga di Jalan Borobudur. Disana badan jalan tergenang air hingga masuk ke permukiman warga.


Pantauan detikcom, pertama luapan sungai memutus ruas jalan S Parman-Ahmad Yani yang merupakan jalur utama Malang-Surabaya maupun Malang-Blitar. Kedua luapan air sungai memutus ruas jalan Karya Timur yang berada di sisi timur dari Jalan S Parman-Ahmad Yani, ketiga, ruas Jalan Sunandar Priyo Sudarmo akses alternatif keluar masuk Kota Malang untuk kendaraan besar.

Sejumlah pengemudi motor nekat melintasi genangan air yang mencapai 80 centimeter, begitu juga kendaraan roda empat. Kepadatan lalu lintas tak terhindarkan. Sampai petang ini, hampir seluruh ruas jalan di wilayah utara Kota Malang padat merayap.
(iwd/iwd)

Let's block ads! (Why?)

Malang - Hujan deras yang mengguyur Kota Malang mengakibatkan genangan air di sejumlah titik. Bahkan, beberapa perkampungan warga terendam air hingga ketinggian 1 meter.

Banjir karena luapan drainase bisa terlihat di kawasan Jalan S Parman, Kota Malang. Jalan kampung dipenuhi air bah setinggi 1 meter, warga pun memilih meninggalkan rumah untuk berpindah ke tempat yang lebih tinggi.

Genangan air yang sama juga terjadi di kawasan Jalan Jombang. Jalan kampung bak sungai dadakan karena luapan drainase tak mampu menampung tingginya debit air.


"Kampung kami ketinggian air sampai 1 meter, Gang 1 Jalan Letjen S Parman. Kita sementara cari tempat yang lebih tinggi," ungkap Sugeng (40), salah satu warga.

Luapan air juga memutus tiga ruas jalan utama menuju utara (Surabaya). Sungai yang ada tak mampu menampung tingginya debit air. Kemacetan panjang pun tak terhindarkan, sampai Kamis (28/3/2019), petang.

Luapan air juga melanda pemukiman warga di Jalan Borobudur. Disana badan jalan tergenang air hingga masuk ke permukiman warga.


Pantauan detikcom, pertama luapan sungai memutus ruas jalan S Parman-Ahmad Yani yang merupakan jalur utama Malang-Surabaya maupun Malang-Blitar. Kedua luapan air sungai memutus ruas jalan Karya Timur yang berada di sisi timur dari Jalan S Parman-Ahmad Yani, ketiga, ruas Jalan Sunandar Priyo Sudarmo akses alternatif keluar masuk Kota Malang untuk kendaraan besar.

Sejumlah pengemudi motor nekat melintasi genangan air yang mencapai 80 centimeter, begitu juga kendaraan roda empat. Kepadatan lalu lintas tak terhindarkan. Sampai petang ini, hampir seluruh ruas jalan di wilayah utara Kota Malang padat merayap.
(iwd/iwd)

Let's block ads! (Why?)



Bagikan Berita Ini

0 Response to "Hujan Sekejap, Kota Malang Dikepung Banjir - detikNews"

Post a Comment

Powered by Blogger.