Search

Pria 33 Tahun Tewas di Tepi Jalan, Polisi Malang Kota Menduga Korban Banjir Kemarin Malam - Surya Malang

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Mayat laki-laki ditemukan di Jalan Kedawung Gang 2, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Diduga, pria tersebut tewas karena terseret arus banjir yang terjadi pada Kamis (28/3/2019).

"Tidak ditemukan adanya penganiayaan di tubuh korban. Dugaan awal korban terseret arus," kata Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Komang Yogi, Jumat (29/3/2019).

Ia mengatakan identitas mayat itu bernama Indra Yuwono (33), warga Jalan Letjen S Parman RT/RW 005/005 Kelurahan Purwantoro Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

"Identitas sudah kami kantongi berdasarkan ciri-ciri pakaian yang dipakai. Saat ini masih proses autopsi di RS Saiful Anwar," ucap Komang.

Komang menambahkan saat ini polisi masih mendalami riwayat kesehatan dan kejiwaan korban. Namun dugaan sementara, korban tewas karena terseret arus banjir.

"Kemarin di lokasi rumah korban (Letjen S Parman) banjir cukup besar. Tapi kami masih dalami bagaimana riwayat kesehatan dan kejiwaan korban," pungkasnya.

Banjir di Kota Malang terjadi pada Kamis sore usai hujan deras mengguyur kota itu selama satu jam. Beradasarkan catatan BPBD Kota Malang, 17 titik dilanda banjir. Bahkan di Jalan Letjen S Parman, ketinggian air mencapai leher orang dewasa.

Let's block ads! (Why?)

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Mayat laki-laki ditemukan di Jalan Kedawung Gang 2, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Diduga, pria tersebut tewas karena terseret arus banjir yang terjadi pada Kamis (28/3/2019).

"Tidak ditemukan adanya penganiayaan di tubuh korban. Dugaan awal korban terseret arus," kata Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Komang Yogi, Jumat (29/3/2019).

Ia mengatakan identitas mayat itu bernama Indra Yuwono (33), warga Jalan Letjen S Parman RT/RW 005/005 Kelurahan Purwantoro Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

"Identitas sudah kami kantongi berdasarkan ciri-ciri pakaian yang dipakai. Saat ini masih proses autopsi di RS Saiful Anwar," ucap Komang.

Komang menambahkan saat ini polisi masih mendalami riwayat kesehatan dan kejiwaan korban. Namun dugaan sementara, korban tewas karena terseret arus banjir.

"Kemarin di lokasi rumah korban (Letjen S Parman) banjir cukup besar. Tapi kami masih dalami bagaimana riwayat kesehatan dan kejiwaan korban," pungkasnya.

Banjir di Kota Malang terjadi pada Kamis sore usai hujan deras mengguyur kota itu selama satu jam. Beradasarkan catatan BPBD Kota Malang, 17 titik dilanda banjir. Bahkan di Jalan Letjen S Parman, ketinggian air mencapai leher orang dewasa.

Let's block ads! (Why?)



Bagikan Berita Ini

0 Response to "Pria 33 Tahun Tewas di Tepi Jalan, Polisi Malang Kota Menduga Korban Banjir Kemarin Malam - Surya Malang"

Post a Comment

Powered by Blogger.