Search

Wujudkan The Future of Malang, Pemkot Gandeng Aplikasi Babe untuk Membuka AI Academy - Tribunnews

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Pemerintah Kota Malang bekerja sama dengan aplikasi BaBe akan membuka Akademi Artificial Intelligence (AI) untuk mewujudkan 'The Future of Malang'.

Pendaftarannya dibuka secara gratis mulai Febuari 2019 dan pelatihannya akan dilakukan pada April 2019 nanti.

The Future of Malang sendiri merupakan kosakata yang sering disebutkan oleh Wali Kota Malang, Sutiaji ketika berpidato.

The Future of Malang yang dikatakan oleh Sutiaji itu memiliki makna yang dalam untuk kemajuan Kota Malang di masa yang akan datang.

Setidaknya, ada enam konsep yang diusung oleh Sutiaji dalam The Future of Malang, yakni Malang City Heritage, Malang Creative, Malang Halal, Malang Service, Malang Nyaman dan Malang 4.0.

Melihat konsep yang diusung oleh Wali Kota Malang tersebut, membuat pemerintah pusat ingin menjadikan Kota Malang sebagai pilot project.

Asisten Deputi Moneter & Neraca Pembayaran Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro & Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Edi Pambudi mengatakan, potensi yang dimiliki Kota Malang sangatlah banyak, seperti aset pendidikan yang memiliki atmosfer akademik kuat, aset generasi muda yang kreatif dan ekonomi kreatif yang tumbuh pesat, serta komitmen pimpinan daerah yang kuat.

"itulah yang menjadi alasan kami kenapa kota Malang dipilih dan saya percaya dari kota Malang kemajuan teknologi bisa diharapkan untuk kemajuan bangsa ini," ujarnya, Sabtu (16/3/2019).

Edi menambahkan, Kemenristek kini sedang merancang desain pelatihan Science, Tech, Engineering, Math (STEM) untuk tahun 2020.

Hal itu dilakukan ketika mengetahui Kemenko bidang perekonomian berkolaborasi dengan BaBe.

Halaman 2 >>>>>

Let's block ads! (Why?)

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Pemerintah Kota Malang bekerja sama dengan aplikasi BaBe akan membuka Akademi Artificial Intelligence (AI) untuk mewujudkan 'The Future of Malang'.

Pendaftarannya dibuka secara gratis mulai Febuari 2019 dan pelatihannya akan dilakukan pada April 2019 nanti.

The Future of Malang sendiri merupakan kosakata yang sering disebutkan oleh Wali Kota Malang, Sutiaji ketika berpidato.

The Future of Malang yang dikatakan oleh Sutiaji itu memiliki makna yang dalam untuk kemajuan Kota Malang di masa yang akan datang.

Setidaknya, ada enam konsep yang diusung oleh Sutiaji dalam The Future of Malang, yakni Malang City Heritage, Malang Creative, Malang Halal, Malang Service, Malang Nyaman dan Malang 4.0.

Melihat konsep yang diusung oleh Wali Kota Malang tersebut, membuat pemerintah pusat ingin menjadikan Kota Malang sebagai pilot project.

Asisten Deputi Moneter & Neraca Pembayaran Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro & Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Edi Pambudi mengatakan, potensi yang dimiliki Kota Malang sangatlah banyak, seperti aset pendidikan yang memiliki atmosfer akademik kuat, aset generasi muda yang kreatif dan ekonomi kreatif yang tumbuh pesat, serta komitmen pimpinan daerah yang kuat.

"itulah yang menjadi alasan kami kenapa kota Malang dipilih dan saya percaya dari kota Malang kemajuan teknologi bisa diharapkan untuk kemajuan bangsa ini," ujarnya, Sabtu (16/3/2019).

Edi menambahkan, Kemenristek kini sedang merancang desain pelatihan Science, Tech, Engineering, Math (STEM) untuk tahun 2020.

Hal itu dilakukan ketika mengetahui Kemenko bidang perekonomian berkolaborasi dengan BaBe.

Halaman 2 >>>>>

Let's block ads! (Why?)



Bagikan Berita Ini

0 Response to "Wujudkan The Future of Malang, Pemkot Gandeng Aplikasi Babe untuk Membuka AI Academy - Tribunnews"

Post a Comment

Powered by Blogger.