Search

Sekda Malang: Diklatpim bukan semata pemenuhan jenjang struktural

Kota Malang menggelar Diklat Pimpinan (Diklatpim) tingkat IV angkatan 170. Diklat sebagai pembekalan ilmu dan pengetahuan yang akan diimplementasikan dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi  masing-masing SKPD. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang mengatakan, lewat Diklat diharapkan terjadi korelasi antara input dan  output terhadap peningkatan  kualitas kinerja. Baik peningkatan secara perorangan maupun kelompok untuk memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.

"Setiap kegiatan pendidikan dan pelatihan pada semua jenjang Diklat Kepemimpinan, diharapkan selalu bermuara pada peningkatan kualitas SDM aparatur, dan bukan semata pemenuhan akan jenjang struktural," pesan Wasto dalam penutupan Diklatpim IV Angkatan 170. 

Karena ke depan setiap pejabat harus  terlebih dahulu mengikuti dan lulus diklat kepemimpinan sebelum menduduki suatu jabatan struktural. Komitmen ini akan terus dilaksanakan dan dikembangkan Pemkot, seiring dengan tuntutan pembangunan serta kebutuhan akan layanan masyarakat yang semakin kompleks. 

Hal itu dapat dilakukan, apabila para aparatur mampu membekali diri dengan ketrampilan, wawasan yang luas dan manajemen organisasi yang baik. Semuanya memerlukan penyeimbangan dari aspek profesionalitas aparatur dalam memberikan layanan publik.

Karenanya, kepada para peserta Diklatpim yang telah menyelesaikan masa pendidikan dan pelatihannya, supaya tidak berhenti sampai begitu saja. Namun diharapkan mampu mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan yang dimilikinya.  

Baik  melalui pola koordinasi dan komunikasi secara intens dalam organisasi maupun lintas organisasi, atau pun dengan pola pengembangan wawasan mandiri, dengan budaya membaca, browsing internet, serta pemanfaatan media informasi lainnya.

Hal itu menjadi perhatian, karena  harus disadari bahwa organisasi bukan hal yang bersifat statis, namun sangatlah dinamis. Maka secara otomatis, komponen yang ada di dalamnya juga harus mampu bergerak secara aktif, dinamis dan progresive mengikuti perkembangan yang ada.

"Mari kita tanamkan selalu tekad untuk maju dalam semangat pengabdian terbaik kepada pemerintah daerah dan masyarakat Kota Malang, Bumi Arema yang kita cintai dan kita banggakan bersama," tegas Wasto. 

Wasto juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada para Widyaiswara dan Badan Diklat Provinsi Jawa Timur atas dukungan dalam  kerjasama tersebut. 

"Semoga kebersamaan ini mampu memberikan nilai tambah bagi upaya kita bersama dalam meningkatkan kualitas SDM aparatur pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat.”, tutup Wasto.

Penutupan Diklatpim Tingkat IV Angkatan 170 Pemkot Malang Tahun 2018 bertempat di PSBB MAN 2 Malang. Acara dihadiri oleh Kepala Badan Diklat Provinsi Jawa Timur beserta para widyaiswara, Kepala OPD terkait, Ketua Panitia Penyelenggara, dan seluruh peserta Diklatpim Tingkat IV Angkatan 170.

Let's block ads! (Why?)

Kota Malang menggelar Diklat Pimpinan (Diklatpim) tingkat IV angkatan 170. Diklat sebagai pembekalan ilmu dan pengetahuan yang akan diimplementasikan dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi  masing-masing SKPD. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang mengatakan, lewat Diklat diharapkan terjadi korelasi antara input dan  output terhadap peningkatan  kualitas kinerja. Baik peningkatan secara perorangan maupun kelompok untuk memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.

"Setiap kegiatan pendidikan dan pelatihan pada semua jenjang Diklat Kepemimpinan, diharapkan selalu bermuara pada peningkatan kualitas SDM aparatur, dan bukan semata pemenuhan akan jenjang struktural," pesan Wasto dalam penutupan Diklatpim IV Angkatan 170. 

Karena ke depan setiap pejabat harus  terlebih dahulu mengikuti dan lulus diklat kepemimpinan sebelum menduduki suatu jabatan struktural. Komitmen ini akan terus dilaksanakan dan dikembangkan Pemkot, seiring dengan tuntutan pembangunan serta kebutuhan akan layanan masyarakat yang semakin kompleks. 

Hal itu dapat dilakukan, apabila para aparatur mampu membekali diri dengan ketrampilan, wawasan yang luas dan manajemen organisasi yang baik. Semuanya memerlukan penyeimbangan dari aspek profesionalitas aparatur dalam memberikan layanan publik.

Karenanya, kepada para peserta Diklatpim yang telah menyelesaikan masa pendidikan dan pelatihannya, supaya tidak berhenti sampai begitu saja. Namun diharapkan mampu mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan yang dimilikinya.  

Baik  melalui pola koordinasi dan komunikasi secara intens dalam organisasi maupun lintas organisasi, atau pun dengan pola pengembangan wawasan mandiri, dengan budaya membaca, browsing internet, serta pemanfaatan media informasi lainnya.

Hal itu menjadi perhatian, karena  harus disadari bahwa organisasi bukan hal yang bersifat statis, namun sangatlah dinamis. Maka secara otomatis, komponen yang ada di dalamnya juga harus mampu bergerak secara aktif, dinamis dan progresive mengikuti perkembangan yang ada.

"Mari kita tanamkan selalu tekad untuk maju dalam semangat pengabdian terbaik kepada pemerintah daerah dan masyarakat Kota Malang, Bumi Arema yang kita cintai dan kita banggakan bersama," tegas Wasto. 

Wasto juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada para Widyaiswara dan Badan Diklat Provinsi Jawa Timur atas dukungan dalam  kerjasama tersebut. 

"Semoga kebersamaan ini mampu memberikan nilai tambah bagi upaya kita bersama dalam meningkatkan kualitas SDM aparatur pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat.”, tutup Wasto.

Penutupan Diklatpim Tingkat IV Angkatan 170 Pemkot Malang Tahun 2018 bertempat di PSBB MAN 2 Malang. Acara dihadiri oleh Kepala Badan Diklat Provinsi Jawa Timur beserta para widyaiswara, Kepala OPD terkait, Ketua Panitia Penyelenggara, dan seluruh peserta Diklatpim Tingkat IV Angkatan 170.

Let's block ads! (Why?)



Bagikan Berita Ini

0 Response to "Sekda Malang: Diklatpim bukan semata pemenuhan jenjang struktural"

Post a Comment

Powered by Blogger.