Search

Ibu Bunuh Anak di Malang, Polisi: Korban Sering Dianiaya

Malang - Ani Musrifah (40) dijebloskan ke tahanan karena diduga menganiaya SA (8), putranya hingga tewas. Pelaku ternyata bukan pertama kali ini menganiaya korban.

"Pelaku adalah ibu korban. Informasi yang kami dapatkan, ini bukan pertama kali. Korban sering dianiaya," ungkap Kasat Reskrim Polres Malang AKP Adrian Wimbarda saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (20/6/2018).

Pada Selasa (19/6) malam, pelaku emosi saat mengetahui korban mengambil uang miliknya. "Dipukuli pakai gayung, ada luka di pelipis. Bagian hidung juga mengeluarkan cairan yang diduga akibat pukulan di bagian kepala. Korban meninggal diduga akibat penganiayaan itu," beber Adrian.


Pemukulan sendiri terjadi di rumah yang juga ditempati korban dan pelaku. Ketika peristiwa terjadi, suami pelaku sedang tak berada di rumah.

"Bapaknya lagi gak di rumah saat penganiayaan terjadi. Yang tahu tetangga, yang kemudian melapor dan memberikan pertolongan," terang Adrian.

Hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengakui telah menganiaya korban. Semua dilakukan, karena marah mengetahui korban mengambil uang lebaran.


"Jadi ibunya itu menaruh uang untuk lebaran di amplop. Sama korban diambil, ibunya tahu uangnya hilang dan diambil korban langsung marah dan dipukul pakai gayung," urai Adrian.

Pelaku kini menjalani pemeriksaan di UPPA Polres Malang. Untuk memastikan penyebab kematian korban, polisi membawanya ke rumah sakit guna menjalani visum. "Baru tadi siang visum, untuk memastikan penyebab dari kematian korban," tandas Adrian.
(iwd/iwd)

Let's block ads! (Why?)

Malang - Ani Musrifah (40) dijebloskan ke tahanan karena diduga menganiaya SA (8), putranya hingga tewas. Pelaku ternyata bukan pertama kali ini menganiaya korban.

"Pelaku adalah ibu korban. Informasi yang kami dapatkan, ini bukan pertama kali. Korban sering dianiaya," ungkap Kasat Reskrim Polres Malang AKP Adrian Wimbarda saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (20/6/2018).

Pada Selasa (19/6) malam, pelaku emosi saat mengetahui korban mengambil uang miliknya. "Dipukuli pakai gayung, ada luka di pelipis. Bagian hidung juga mengeluarkan cairan yang diduga akibat pukulan di bagian kepala. Korban meninggal diduga akibat penganiayaan itu," beber Adrian.


Pemukulan sendiri terjadi di rumah yang juga ditempati korban dan pelaku. Ketika peristiwa terjadi, suami pelaku sedang tak berada di rumah.

"Bapaknya lagi gak di rumah saat penganiayaan terjadi. Yang tahu tetangga, yang kemudian melapor dan memberikan pertolongan," terang Adrian.

Hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengakui telah menganiaya korban. Semua dilakukan, karena marah mengetahui korban mengambil uang lebaran.


"Jadi ibunya itu menaruh uang untuk lebaran di amplop. Sama korban diambil, ibunya tahu uangnya hilang dan diambil korban langsung marah dan dipukul pakai gayung," urai Adrian.

Pelaku kini menjalani pemeriksaan di UPPA Polres Malang. Untuk memastikan penyebab kematian korban, polisi membawanya ke rumah sakit guna menjalani visum. "Baru tadi siang visum, untuk memastikan penyebab dari kematian korban," tandas Adrian.
(iwd/iwd)

Let's block ads! (Why?)



Bagikan Berita Ini

0 Response to "Ibu Bunuh Anak di Malang, Polisi: Korban Sering Dianiaya"

Post a Comment

Powered by Blogger.