Search

Dua Tim Malang Bermain Imbang


BATU, Kompas.com - Setelah start bagus di hari pertama LIMA Football Nationals 2018, Univ. Muhammadiyah Malang (UMM) menemui hadangan. Univ. Negeri Malang (UM) bisa menahan imbang UMM dalam lanjutan laga Pul Merah pada Kamis (20/9).

UMM hadir sebagai juara LIMA Football: McDOnald's East Java Conference (EJC) pekan lalu. UM finis di peringkat ketiga EJC. Duel keduanya pada 12 September lalu juga di Stadion Gelora Brantas, Batu, berakhir dengan kemenangan UMM dengan skor 1-0.

UMM masih memperlihatkan keunggulan seperti saat EJC hampir di sepanjang laga. Di babak pertama, UMM memegang kendali permainan dan membuat lebih banyak peluang. Mereka akhirnya unggul pada menit ke-34. Ghana Ardya Wangsa (nomor punggung 96) berhasil menjebol gawang UM setelah menerima umpan dari sayap kanan.

UM menekan dan dominan di sepanjang paruh kedua. Buah tekanan itu datang pada menit ke-85. Dalam sebuah kemelut setelah sepak pojok, bola tembakan pemain UM, Muhamad Anggie Haryesa (7) mengenai tangan bek UMM, Akbar Galang Mahardika (23). Wasit pun menunjuk titik putih. Sandika Sunandy (8) sukses mengeksekusi penalti. Kedudukan 1-1 bertahan sampai akhir pertandingan.

Hasil ini membuat persaingan di Pul Merah menjadi semakin menarik. Keduanya sama-sama memenangi laga pertama. UM akan melakoni laga terakhir di pul menghadapi Univ. Padjadjaran pada Sabtu (22/9).  Laga terakhir UMM melawan Univ. Muhammadiyah Jakarta (UMJ) sehari kemudian.

"Permainan kami sudah cukup bagus, tapi mungkin hanya kurang beruntung. Faktor fisik juga mungkin bepengaruh. Pemain-pemain kami mengalami kelelahan mengingat jeda waktu pertandingan yang padat. Kami akan bermain all-out pada Minggu nanti," kata Syafruddin Mustain, asisten pelatih UMM.

"Sebelumnya kami selalu kalah dari UMM di berbagai pertemuan. Namun, anak-anak kali ini tampil bagus. Saya selalu memotivasi anak-anak agar tidak menyerah sebelum pertandingan selesai. Kami cukup puas dapat meraih poin. Kami tetap optimistis bisa lolos penyisihan grup," ucap Fahrial Amiq, pelaih UM.

Beberapa jam kemudian, masih di Pul Merah, Univ. Muhammadiyah Jakarta (UMJ) membuka peluang lolos ke semifinal. Setelah menelan kekalahan dari UM di laga pertama, UMJ bangkit dengan memukul Univ. Padjadjaran (Unpad), Bandung. UMJ menang lima gol tanpa balas.

Di semifinal LIMA FOotball: Air Mineral Prim-A Greater Jakarta Conference (GJC) pada akhir Agustus lalu, UMJ juga menang atas Univ. Padjadjaran. Di laga pada 29 Agustus itu, UMJ menang 4-1.

Duel pada Kamis (20/9) di Stadion Gelora Brantas, Batu, ini baru memasuki menit kelima, UMJ sudah membuka gol. Melalui sebuah serangan balik, Tio Darmawan (9) bisa meneruskan sodoran daerah Gilang Pramudya (19) untuk menaklukkan bek dan kiper Unpad. Di menit ke-17, Didit Tri Gustoro (17) bisa menyodok masuk sundulan Tio yang menerima sepakan bebas Muhammad Thoriq Dikiansyah (4). Tio mencetak gol keduanya pada menit ke-34 setelah menang duel dengan kiper Unpad di depan kotak penalti.
Tio mencetak hattrick di laga itu pada menit ke-80 dalam kemelut di depan gawang Unpad. Dua menit berselang, UMJ semakin jauh memimpin setelah bek Unpad, Reza Muhammad Rizqullah Firdaus (3), membuat gol ke gawang sendiri.

Kemenangan ini membawa UMJ menempel ketat dua tim Malang, UMM dan UM, yang sebelumnya bermain imbang. Dengan dua kekalahan, Unpad dipastikan tersingkir. UM boleh jadi akan memanfaatkan kelesuan Unpad saat bertemu pada Sabtu (22/9).

Sehari kemudian, derbi Univ. Muhammadiyah akan memperebutkan tiket ke empat besar. "Alhamdulillah kami meraih kemenangan sehingga masih berpeluang lolos ke semifinal bahkan final. Lawan terberat mungkin UMM, tapi kami optimistis bisa mengalahkan UMM. Kami hanya akan menjaga fisik para pemain mengingat kami juga baru selesai mengikuti turnamen lain," ucap pelatih UMJ, Lebry Hidayatulloh.

"Hasil ini memupus asa tim kami lolos ke babak selanjutnya. Tim kami mungkin kurang persiapan dibandingkan dengan tim-tim lainnya. Ini menjadi pelajaran buat tim kami agar di musim depan bisa bermain lebih baik lagi. Secara permainan, tim kami menunjukkan perkembangan. Pekerjaan rumah buat kami adalah membenahi pertahanan," tutur Luqman Sobaryanto Mauludin, pelatih Unpad.


Let's block ads! (Why?)


BATU, Kompas.com - Setelah start bagus di hari pertama LIMA Football Nationals 2018, Univ. Muhammadiyah Malang (UMM) menemui hadangan. Univ. Negeri Malang (UM) bisa menahan imbang UMM dalam lanjutan laga Pul Merah pada Kamis (20/9).

UMM hadir sebagai juara LIMA Football: McDOnald's East Java Conference (EJC) pekan lalu. UM finis di peringkat ketiga EJC. Duel keduanya pada 12 September lalu juga di Stadion Gelora Brantas, Batu, berakhir dengan kemenangan UMM dengan skor 1-0.

UMM masih memperlihatkan keunggulan seperti saat EJC hampir di sepanjang laga. Di babak pertama, UMM memegang kendali permainan dan membuat lebih banyak peluang. Mereka akhirnya unggul pada menit ke-34. Ghana Ardya Wangsa (nomor punggung 96) berhasil menjebol gawang UM setelah menerima umpan dari sayap kanan.

UM menekan dan dominan di sepanjang paruh kedua. Buah tekanan itu datang pada menit ke-85. Dalam sebuah kemelut setelah sepak pojok, bola tembakan pemain UM, Muhamad Anggie Haryesa (7) mengenai tangan bek UMM, Akbar Galang Mahardika (23). Wasit pun menunjuk titik putih. Sandika Sunandy (8) sukses mengeksekusi penalti. Kedudukan 1-1 bertahan sampai akhir pertandingan.

Hasil ini membuat persaingan di Pul Merah menjadi semakin menarik. Keduanya sama-sama memenangi laga pertama. UM akan melakoni laga terakhir di pul menghadapi Univ. Padjadjaran pada Sabtu (22/9).  Laga terakhir UMM melawan Univ. Muhammadiyah Jakarta (UMJ) sehari kemudian.

"Permainan kami sudah cukup bagus, tapi mungkin hanya kurang beruntung. Faktor fisik juga mungkin bepengaruh. Pemain-pemain kami mengalami kelelahan mengingat jeda waktu pertandingan yang padat. Kami akan bermain all-out pada Minggu nanti," kata Syafruddin Mustain, asisten pelatih UMM.

"Sebelumnya kami selalu kalah dari UMM di berbagai pertemuan. Namun, anak-anak kali ini tampil bagus. Saya selalu memotivasi anak-anak agar tidak menyerah sebelum pertandingan selesai. Kami cukup puas dapat meraih poin. Kami tetap optimistis bisa lolos penyisihan grup," ucap Fahrial Amiq, pelaih UM.

Beberapa jam kemudian, masih di Pul Merah, Univ. Muhammadiyah Jakarta (UMJ) membuka peluang lolos ke semifinal. Setelah menelan kekalahan dari UM di laga pertama, UMJ bangkit dengan memukul Univ. Padjadjaran (Unpad), Bandung. UMJ menang lima gol tanpa balas.

Di semifinal LIMA FOotball: Air Mineral Prim-A Greater Jakarta Conference (GJC) pada akhir Agustus lalu, UMJ juga menang atas Univ. Padjadjaran. Di laga pada 29 Agustus itu, UMJ menang 4-1.

Duel pada Kamis (20/9) di Stadion Gelora Brantas, Batu, ini baru memasuki menit kelima, UMJ sudah membuka gol. Melalui sebuah serangan balik, Tio Darmawan (9) bisa meneruskan sodoran daerah Gilang Pramudya (19) untuk menaklukkan bek dan kiper Unpad. Di menit ke-17, Didit Tri Gustoro (17) bisa menyodok masuk sundulan Tio yang menerima sepakan bebas Muhammad Thoriq Dikiansyah (4). Tio mencetak gol keduanya pada menit ke-34 setelah menang duel dengan kiper Unpad di depan kotak penalti.
Tio mencetak hattrick di laga itu pada menit ke-80 dalam kemelut di depan gawang Unpad. Dua menit berselang, UMJ semakin jauh memimpin setelah bek Unpad, Reza Muhammad Rizqullah Firdaus (3), membuat gol ke gawang sendiri.

Kemenangan ini membawa UMJ menempel ketat dua tim Malang, UMM dan UM, yang sebelumnya bermain imbang. Dengan dua kekalahan, Unpad dipastikan tersingkir. UM boleh jadi akan memanfaatkan kelesuan Unpad saat bertemu pada Sabtu (22/9).

Sehari kemudian, derbi Univ. Muhammadiyah akan memperebutkan tiket ke empat besar. "Alhamdulillah kami meraih kemenangan sehingga masih berpeluang lolos ke semifinal bahkan final. Lawan terberat mungkin UMM, tapi kami optimistis bisa mengalahkan UMM. Kami hanya akan menjaga fisik para pemain mengingat kami juga baru selesai mengikuti turnamen lain," ucap pelatih UMJ, Lebry Hidayatulloh.

"Hasil ini memupus asa tim kami lolos ke babak selanjutnya. Tim kami mungkin kurang persiapan dibandingkan dengan tim-tim lainnya. Ini menjadi pelajaran buat tim kami agar di musim depan bisa bermain lebih baik lagi. Secara permainan, tim kami menunjukkan perkembangan. Pekerjaan rumah buat kami adalah membenahi pertahanan," tutur Luqman Sobaryanto Mauludin, pelatih Unpad.


Let's block ads! (Why?)



Bagikan Berita Ini

0 Response to "Dua Tim Malang Bermain Imbang"

Post a Comment

Powered by Blogger.