Search

Gandeng Angkutan Umum, Dishub Kabupaten Malang Genjot ...

JawaPos.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang punya terobosan baru dalam mendukung pengembangan pariwisata. Mereka fokus pada peningkatan pelayanan angkutan bagi wisatawan. 

Pihaknya menggandeng paguyuban angkutan desa dan pengusaha jasa transportasi. Sekitar 100 orang, dikumpulkan dan diberi sosialiasi soal pengingkatan pelayanan. 

Kepala Dishub Kabupaten Malang, Hafi Lutfi, menyampaikan, peningkatan pelayanan angkutan umum pada wisatawan dirasa penting. Selain itu, para penyedia angkutan umum akan diberi bekal tentang cara memberikan pelayanan yang baik pada wisatawan. 

Dia jelaskan, pada umumnya wisatawan saat ini sudah banyak yang memanfaatkan transportasi massal. 

"Kemudian kita ingin memberikan pembekalan kepada pemilik angkutan atau pengemudi agar lebih banyak tau etika kedisiplinan untuk menjamu para wisatawan yang datang," katanya disela sosialiasi, di RM Bojana Puri, Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis (13/9). 

Dalam upaya peningkatan pelayanan angkutan publik tersebut, Dishub juga menggandeng pihak Polres Malang untuk menekankan terkait keselamatan lalu lintas.

Dia menyampaikan, untuk ketertiban berlalu lintas intinya ada di Polres. Kemudian juga ada penekanan stabilitas. Menurutnya, hal itu perlu  diketahui secara pasti, apakah mereka menggunakan obat-obatan terlarang. Maka dari itu,  mereka gandeng BNN.

"Kami juga minta dari BPJS dan Dinas Kesehatan, jadi ada jajaran samping yang kami gandeng," terangnya.

Dia berharap, para penyedia angkutan umum dapat mendalami, terkait cara melayani wisatawan dengan baik dan benar. Sehingga nanti berdampak pada peningkatan wisatawan di Kabupaten Malang.

Pasalnya, latar belakang wisatawan yang datang ke Kabupaten Malang bukan hanya orang Jawa. Jawa juga bukan Jawa Timur saja tapi ada luar Jawa.

"Mereka juga harus paham hal-hal itu, bagaimana melayani dengan baik dan menyenangkan," tandasnya. 

Pembekalan peningkatan pelayanan angkutan itu baru pertama kali dilakukan Dishub. Ada 100 orang dari 16 perwakilan angkutan pedesaan dan 10 perwakilan PO bus atau perusahaan taksi yang mendapat pembekalan.

(tik/JPC)

Let's block ads! (Why?)

JawaPos.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang punya terobosan baru dalam mendukung pengembangan pariwisata. Mereka fokus pada peningkatan pelayanan angkutan bagi wisatawan. 

Pihaknya menggandeng paguyuban angkutan desa dan pengusaha jasa transportasi. Sekitar 100 orang, dikumpulkan dan diberi sosialiasi soal pengingkatan pelayanan. 

Kepala Dishub Kabupaten Malang, Hafi Lutfi, menyampaikan, peningkatan pelayanan angkutan umum pada wisatawan dirasa penting. Selain itu, para penyedia angkutan umum akan diberi bekal tentang cara memberikan pelayanan yang baik pada wisatawan. 

Dia jelaskan, pada umumnya wisatawan saat ini sudah banyak yang memanfaatkan transportasi massal. 

"Kemudian kita ingin memberikan pembekalan kepada pemilik angkutan atau pengemudi agar lebih banyak tau etika kedisiplinan untuk menjamu para wisatawan yang datang," katanya disela sosialiasi, di RM Bojana Puri, Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis (13/9). 

Dalam upaya peningkatan pelayanan angkutan publik tersebut, Dishub juga menggandeng pihak Polres Malang untuk menekankan terkait keselamatan lalu lintas.

Dia menyampaikan, untuk ketertiban berlalu lintas intinya ada di Polres. Kemudian juga ada penekanan stabilitas. Menurutnya, hal itu perlu  diketahui secara pasti, apakah mereka menggunakan obat-obatan terlarang. Maka dari itu,  mereka gandeng BNN.

"Kami juga minta dari BPJS dan Dinas Kesehatan, jadi ada jajaran samping yang kami gandeng," terangnya.

Dia berharap, para penyedia angkutan umum dapat mendalami, terkait cara melayani wisatawan dengan baik dan benar. Sehingga nanti berdampak pada peningkatan wisatawan di Kabupaten Malang.

Pasalnya, latar belakang wisatawan yang datang ke Kabupaten Malang bukan hanya orang Jawa. Jawa juga bukan Jawa Timur saja tapi ada luar Jawa.

"Mereka juga harus paham hal-hal itu, bagaimana melayani dengan baik dan menyenangkan," tandasnya. 

Pembekalan peningkatan pelayanan angkutan itu baru pertama kali dilakukan Dishub. Ada 100 orang dari 16 perwakilan angkutan pedesaan dan 10 perwakilan PO bus atau perusahaan taksi yang mendapat pembekalan.

(tik/JPC)

Let's block ads! (Why?)



Bagikan Berita Ini

0 Response to "Gandeng Angkutan Umum, Dishub Kabupaten Malang Genjot ..."

Post a Comment

Powered by Blogger.