Search

Pascabom Surabaya, Anjing Pelacak Jaga Mapolresta Malang

MALANG, KOMPAS.com — Penjagaan di Mapolres Malang Kota diperketat, Senin (14/5/2018), pascarentetan serangan bom bunuh diri di Surabaya.

Terakhir, bom bunuh diri meledak di Polrestabes Surabaya sekitar pukul 08.50 WIB setelah sehari sebelumnya bom bunuh diri meledak di tiga gereja.

"Terkait dengan kejadian di Polrestabes Surabaya, kami Polres Malang Kota melaksanakan pengamanan ditingkatkan dengan melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung ataupun orang-orang yang datang ke Polres Malang Kota," kata Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri.

Petugas juga menyiagakan anjing pelacak K-9 dan mobil pemadam kebakaran tepat di pintu masuk. Saat ini, Polres Kota Malang berstatus Siaga 1.

Baca juga: Pengamanan Istana Presiden Diperketat Pascateror Bom Surabaya

Selain di Mako Polresta Malang, penjagaan juga dilakukan di pusat-pusat keramaian, seperti di tempat perbelanjaan dan gereja.

"Pengamanan ini juga dilaksanakan untuk kegiatan patroli gereja maupun tempat perbelanjaan seperti mal," katanya.

Asfuri mengaku sudah berkoordinasi dengan jajaran Kodim 0833 Kota Malang dan Pemerintah Kota Malang dalam melakukan pengamanan.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pemkot maupun kodim. Kita bersinergi bersama-sama melaksanakan kegiatan peningkatan pengamanan ini," katanya.

Sampai saat ini, pihaknya mengaku belum mendapatkan informasi yang mencurigakan yang mengarah terhadap terjadinya aksi teror.

Terkait dengan informasi adanya ancaman serangan di pusat-pusat perbelanjaan di kota Malang, Asfuri belum dapat memastikan kebenarannya.

"Kami belum bisa memastikan apakah informasi tersebut pasti. Itu perlu dikaji lagi, didalami. Tetap kita lakukan antisipasi," katanya.

Baca juga: Jakarta Siaga 1, Pengamanan Mapolres Metro Jakarta Utara Diperketat

Kendati demikian, Asfuri mengimbau kepada semua masyarakat untuk tidak terpancing kejadian bom bunuh diri di Surabaya. Ia meminta masyarakat tetap beraktivitas seperti biasanya.

"Silakan masyarakat melaksanakan aktivitas seperti biasa. Namun, kami imbau untuk tetap waspada. Tetap hati-hati. Kalau ada yang mencurigakan segera informasikan. Kalau ada yang mungkin melihat barang yang kira-kira mencurigakan silakan diinformasikan kepada kami," katanya.


Let's block ads! (Why?)

MALANG, KOMPAS.com — Penjagaan di Mapolres Malang Kota diperketat, Senin (14/5/2018), pascarentetan serangan bom bunuh diri di Surabaya.

Terakhir, bom bunuh diri meledak di Polrestabes Surabaya sekitar pukul 08.50 WIB setelah sehari sebelumnya bom bunuh diri meledak di tiga gereja.

"Terkait dengan kejadian di Polrestabes Surabaya, kami Polres Malang Kota melaksanakan pengamanan ditingkatkan dengan melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung ataupun orang-orang yang datang ke Polres Malang Kota," kata Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri.

Petugas juga menyiagakan anjing pelacak K-9 dan mobil pemadam kebakaran tepat di pintu masuk. Saat ini, Polres Kota Malang berstatus Siaga 1.

Baca juga: Pengamanan Istana Presiden Diperketat Pascateror Bom Surabaya

Selain di Mako Polresta Malang, penjagaan juga dilakukan di pusat-pusat keramaian, seperti di tempat perbelanjaan dan gereja.

"Pengamanan ini juga dilaksanakan untuk kegiatan patroli gereja maupun tempat perbelanjaan seperti mal," katanya.

Asfuri mengaku sudah berkoordinasi dengan jajaran Kodim 0833 Kota Malang dan Pemerintah Kota Malang dalam melakukan pengamanan.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pemkot maupun kodim. Kita bersinergi bersama-sama melaksanakan kegiatan peningkatan pengamanan ini," katanya.

Sampai saat ini, pihaknya mengaku belum mendapatkan informasi yang mencurigakan yang mengarah terhadap terjadinya aksi teror.

Terkait dengan informasi adanya ancaman serangan di pusat-pusat perbelanjaan di kota Malang, Asfuri belum dapat memastikan kebenarannya.

"Kami belum bisa memastikan apakah informasi tersebut pasti. Itu perlu dikaji lagi, didalami. Tetap kita lakukan antisipasi," katanya.

Baca juga: Jakarta Siaga 1, Pengamanan Mapolres Metro Jakarta Utara Diperketat

Kendati demikian, Asfuri mengimbau kepada semua masyarakat untuk tidak terpancing kejadian bom bunuh diri di Surabaya. Ia meminta masyarakat tetap beraktivitas seperti biasanya.

"Silakan masyarakat melaksanakan aktivitas seperti biasa. Namun, kami imbau untuk tetap waspada. Tetap hati-hati. Kalau ada yang mencurigakan segera informasikan. Kalau ada yang mungkin melihat barang yang kira-kira mencurigakan silakan diinformasikan kepada kami," katanya.


Let's block ads! (Why?)



Bagikan Berita Ini

0 Response to "Pascabom Surabaya, Anjing Pelacak Jaga Mapolresta Malang"

Post a Comment

Powered by Blogger.