Search

Saatnya Mencoba Kuliner Malang Saat Lebaran

INDOPOS.CO.ID - Malang dikenal memiliki pesona yang luar biasa. Terutama alamnya. Namun, Malang juga memiliki kuliner yang sangat lezat. #PesonaKulinerLebaran2018 di Malang, bisa dijadikan pilihan saat #PesonaMudik2018.

Menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya, kuliner masih menempati urutan momor satu sebagai pemberi kontribusi sektor ekonomi kreatif di Indonesia.

“Tahun 2014 sampai awal 2015 kontribusi ekonomi kreatif menyumbang tujuh persen ke PDB, sekitar 32 persen didalamnya diperoleh dari kuliner dan nomor duanya masih ditempati oleh mode disusul oleh kriya. Bahkan data tahun 2017, kuliner melompat cukup tinggi kontribusi naik hingga memberi kontribusi 42 persen dari ekonomi kreatif Indonesia,” katanya, Rabu (30/5).

Untuk itu, Menpar mengajak kita untuk mengeksplorasi kuliner di Malang. “Kuliner Malang itu enak banget. Bisa bersaing dengan daerah lainnya. Rugi rasanya kalau tidak pernah mencoba kuliner Malang,” katanya.

Berikut #Top10KulinerLebaran2018 di Malang versi TripAdvisor yang patut dicoba saat Lebaran nanti.

1. Taman Indie River View

Restoran ini keren banget! Kita bakal ngerasa lagi makan di kampung halaman. Di sini, kita bisa memilih lokasi untuk makan. Bisa di gazebo, pendopo, atau saung. Tidak cuma itu, kita juga bisa dengar suara gemericik air sungai yang jernih di pinggir sawah. Tapi, yang waji dinikmati adalah Nasi Timbel Bakar dan Nasi Buk Madura.

Berlokasi di Jl. Lawang Sewu Golf No. 2-18, Kota Araya, Malang, Taman Indie River Vier menjadi lokasi favorit. Sebab, bisa dikunjungi bersama keluarga. Atau bahkan ngumpul bareng teman-teman sambil makan siang.

2. Melati Restauran

Salah satu restoran terbaik di Malang nih. Letaknya ada di dalam Hotel Tugu. Yang bikin lebih keren, posisinya ada di samping kolam renang! Di sini, kamu harus banget cobain Nasi Buk, Nasi Goreng Bang Samin, Gudeg, dan Grilled Kepiting.

Berada di Jl Kahuripan 3, Malang, Restoran ini dipenuhi dengan barang antik dan tertata, membuat suasananya nyaman, cozy, suasana kolonial juga makanannnya rasanya enak. Pelayanannya cukup cepat, bisa request untuk makanan tertentu, cocok untuk makan siang yang berat atau makan malam, harga relatif, salah satu resto terbaik yang ada di malang.

3. Bakso President

Berkunjung ke Malang rasanya sangat tidak afdol jika belum menikmati kuliner terkenal bernama Bakso. Ya, Malang memang kota yang terkenal dengan sajian bakso. Bakso sendiri merupakan olahan daging giling yang dibentuk bulat seperti bola. Salah satu tempat favorit ada di Bakso President Malang.

Bakso Malang President sudah eksis sejak tahun 1977. Hingga kini selalu ramai dikunjungi para pelanggan setianya. Yang membedakan Bakso President Malang dengan bakso lainnya adalah pada pilihan isi atau menunya.

Bakso President Malang memiliki beberapa variasi pilihan dan campuran, antara lain bakso besar, bakso kecil, bakso urat, bakso telur, bakso goreng, bakso goreng panjang, bakso tulang muda, bakso goreng udang, siomay basah, siomay goreng, jeroan paru, dan lain-lain. Penasarn ingin mencoba? Datang aja langsung ke Jalan Baranghari No. 5 Malang.

4. Pos Ketan Legenda

Begitu mendengar namanya, Anda sudah bisa menyimpulkan bahwa kuliner yang satu ini telah ada sejak lama. Betul, kuliner ini telah ada sejak tahun 1967. Seperti namanya yang, tempat makan yang satu ini telah melegenda di kawasan Malang Raya. Pos Ketan Legenda 1967 sendiri merupakan sebuah tempat makan dimana menyajikan kuliner yang dibuat dari olahan beras ketan.

Mungkin masih belum banyak yang tahu bahwa olahan dari beras ketan yang di tanak ini mempunyai cita rasa yang khas. Hal ini terbukti dari setiap harinya Pos Ketan Legenda tidak pernah sepi pengunjung, bahkan pembeli yang datang rela mengantri untuk bisa menikmati kenikmatan seporsi ketan. Menunya sendiri ada beragam seperti ketan bubuk, ketan susu, ketan keju, dan yang terbaru adalah ketan durian. Tak hanya sekedar wisata kuliner biasa, namun tempat ini menawarkan wisata kuliner malam hari di Malang yang seru. Ingin mencoba? Silahkan saja datang ke Jalan KH. Agus Salim Batu (kawasan Alun-alun Batu).

5. Depot Rawon Nguling

Kuliner legendaris yang satu ini sudah sangat terkenal dan mudah didapat di berbagai tempat makan. Rawon adalah sajian sup daging sapi. Namun, kuahnya berwarna hitam karena menggunakan bumbu khas bernama kluwak.

Citarasa alami khas Indonesia terasa lebih kuat karena makanan ini diracik dengan bumbu-bumbu tradisional, seperti bawang merah, bawang putih, lengkuas, kunyit, serai, ketumbar, cabe, dan minyak nabati. Salah satu tempat makan yang menyajikan menu rawon yang lezat adalah Depot Rawon Nguling.

Rumah makan yang berlokasi di Jalan Zaenal Arifin No. 62 Malang ini menghadirkan sajian rawon yang berbeda. Perbedaanya terletak pada tekstur dagingnya yang tak terlalu kecil namun tetap terasa lembut alias tidak alot. Di Rawon Nguling ini Anda bisa mendapatkan hidangan rawon yang istimewa dengan kuahnya yang tidak terlalu pekat, serta tidak mengandung banyak lemak.

6. Pecel Kawi

Pecel adalah menu favorit di Kota Memang. Menu yang satu ini, cocok dimakan di pagi hari, untuk mengisi energi sebelum beraktivitas. Pecel adalah hidangan yang terdiri dari nasi putih, sayuran, lauk pauk, dan disiram dengan bumbu kacang yang lezat serta dihidangkan bersama rempeyek yang gurih dan renyah.

Salah satu tempat makan yang menyediakan menu hidangan ini adalah Pecel Kawi. Pecel Kawi menawarkan cita rasa yang berbeda dari pecel kebanyakan. Konon Pecel Kawi telah terkenal sejak tahun 1979 silam dan hingga sekarang namanya mash sangat dikenal. Kepopuleran Pecel Kawi bukannya tanpa alasan.

Kuliner Malang yang satu initerkenal dengan bumbu kacangnya yang gurih dan lebih kental. Perbandingan rasa manis, asin, dan gurihnya cukup seimbang sehingga menciptakan citarasa pecel yang lezat. Buka sejak pagi hari, Pecel Kawi selalu ramai diserbu pembelinya. Pecel Kawi asli Malang ini berlokasi di Jalan Kawi Atas No. 43B Malang.

7. Soto Geprak Mbah Djo

Kuliner Malang memang tidak pernah habisnya jika ditelusuri satu per satu. Nah ini dia salah satu kuliner yang telah melegenda di kota ini, Soto Geprak Mbah Djo. Tempat makan yang memiliki desain dengan dominasi warna kuning dan kombinasi hijau muda ini telah dikenal sejak tahun 1959 lalu.

Kemasyuran Soto Geprak Mah Djo bukan tanpa alasan, hal ini dikarenakan soto disini menggunakan racikan bumbu bumbu tradisinal yang berkualitas sehingga menghaslkan cita rasa yang kuat dan khas. Bahkan saking lezatnya, dikabarkan racikannya dapat didau dengan sajian soto mahal ala restaurant mewah. Mungkin banyak yang penasaran mengapa kuliner ini dinamakan Soto Geprak.

Hal ini berawal dari kebiasaan Mbah Djo yang suka menggeprak (menghancurkan) daging dengan cara memukul-mukul hingga empuk. Berawal dari hal tersebut, kemudian namanya dikenal dengan sebutan Soto Geprak Mbah Djo. Selain soto sebagai menu utama, tersedia juga sajian hidangan lainnya seperti bebek goreng, ayam goreng, bakso, dan aneka minuman. Siap mencoba? Silahkan saja datang langsung ke Jalan Letjen S. Parman Malang.

8. Warung Ronde Titoni

Ronde merupakan salah satu alternatif kuliner yang bisa Anda kunjungi di Kota Malang. Salah satu tempat kuliner yang menyediakan menu ronde adalah Warung Ronde Titoni. Warung ini sudah terkenal di Malang Raya sejak tahun 1948.

Selain menjadi tujuan wisata kuliner di Malang, warung ini juga menjadi tempat nongkrong favorite di malam hari. Selain wedang ronde, Warung Ronde Titoni menyediakan aneka menu kuliner penghangat tubuh lain seperti kacang kuah, roti goreng, angsle dan cakue. Ada hal perlu Dolaners tahu bahwa wedang ronde dan angsle terbilang hampir mirip.

Hanya saja jika ronde menggunakan kuah dari air jahe, maka kuah angsle terbuat dari santan. Isian angsle juga lebih banyak, yaitu potongan roti tawar, petulo (kembang mayang), kacang hijau rebus, dan kacang tanah sangrai. Angsle juga memiliki aroma lebih harum karena menggunakan bahan vanili dan daun pandan. Tertarik untuk mencoba? Silahkan satang ke Jalan Zainal Arifin no 17, Malang.

9. Resto Hot Cwie Mie Malang

Cwie Mie merupakan sajian hidangan mie yang hampir sama dengan mie ayam, namun yang membedakan adalah sajian cwie mie bukan menggunakan potongan ayam melainkan menggunakan ayam yang dihancurkan lembut mirip dengan abon.

Cwie Mie Malang ini juga terbilang memiliki cita rasa yang unik. Jika mie pada umumnya memiliki rasa yang cenderung manis, lain halnya dengan Cwie Mie yang justru cenderung lebih asin. Cwie Mie Malang ini biasanya disantap dengan kuah gurih, daun selada segar, serta taburan bawang goreng.

Uniknya lagi, makanan khas Malang yang satu ini disajikan dengan menggunakan mangkuk yang terbuat dari kulit pangsit sehingga bisa dimakan. Penasaran dengan kelezatan Cwie Mie Malang silahkan saja datang ke Jalan Raya Mojorejo No. 99 Junrejo, Batu.

10. Rumah Makan Cairo

Dari namanya sudah bisa ditebak ya kalau ini adalah tempat makan Timur Tengah. Dan tebakan Dolaners tepat sekali. Rumah Makan Cairo memang menawarkan aneka olahan menu bercita rasa khas Timur Tengah.

Rumah makan ini telah ada sejak 1953 lalu. Di sini tersedia berbagai menu dari olahan daging kambing seperti sate, gule, nasi kebuli, nasi mandhi, nasi biryani, krengsengan bahkan kambing guling juga ada di Rumah Makan Cairo Malang ini.

Selain menu berat, tersedia pula camilan berupa martabak telor serta roti maryam. Yang menjadikan Rumah Makan Cairo berbeda dengan rumah makan lain adalah disini olahan daging kambingnya sama sekali tidak berbau. Teksturnya yang lembut dan gurih ditambah dengan bumbunya yang komplit menghadirkan hidangan yang lezat.

Tak hanya itu, di Rumah Makan Cairo juga menyediakan susu kambing etawa murni yang sangan baik untuk kesehatan Dolaners. Bagi Dolaners yang ingin mencoba silahkan datang ke Jalan Kapten P. Tendean, Malang pada pukul 8 pagi hingga 10 malam. (lis/ags)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pariwisata 

Let's block ads! (Why?)

INDOPOS.CO.ID - Malang dikenal memiliki pesona yang luar biasa. Terutama alamnya. Namun, Malang juga memiliki kuliner yang sangat lezat. #PesonaKulinerLebaran2018 di Malang, bisa dijadikan pilihan saat #PesonaMudik2018.

Menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya, kuliner masih menempati urutan momor satu sebagai pemberi kontribusi sektor ekonomi kreatif di Indonesia.

“Tahun 2014 sampai awal 2015 kontribusi ekonomi kreatif menyumbang tujuh persen ke PDB, sekitar 32 persen didalamnya diperoleh dari kuliner dan nomor duanya masih ditempati oleh mode disusul oleh kriya. Bahkan data tahun 2017, kuliner melompat cukup tinggi kontribusi naik hingga memberi kontribusi 42 persen dari ekonomi kreatif Indonesia,” katanya, Rabu (30/5).

Untuk itu, Menpar mengajak kita untuk mengeksplorasi kuliner di Malang. “Kuliner Malang itu enak banget. Bisa bersaing dengan daerah lainnya. Rugi rasanya kalau tidak pernah mencoba kuliner Malang,” katanya.

Berikut #Top10KulinerLebaran2018 di Malang versi TripAdvisor yang patut dicoba saat Lebaran nanti.

1. Taman Indie River View

Restoran ini keren banget! Kita bakal ngerasa lagi makan di kampung halaman. Di sini, kita bisa memilih lokasi untuk makan. Bisa di gazebo, pendopo, atau saung. Tidak cuma itu, kita juga bisa dengar suara gemericik air sungai yang jernih di pinggir sawah. Tapi, yang waji dinikmati adalah Nasi Timbel Bakar dan Nasi Buk Madura.

Berlokasi di Jl. Lawang Sewu Golf No. 2-18, Kota Araya, Malang, Taman Indie River Vier menjadi lokasi favorit. Sebab, bisa dikunjungi bersama keluarga. Atau bahkan ngumpul bareng teman-teman sambil makan siang.

2. Melati Restauran

Salah satu restoran terbaik di Malang nih. Letaknya ada di dalam Hotel Tugu. Yang bikin lebih keren, posisinya ada di samping kolam renang! Di sini, kamu harus banget cobain Nasi Buk, Nasi Goreng Bang Samin, Gudeg, dan Grilled Kepiting.

Berada di Jl Kahuripan 3, Malang, Restoran ini dipenuhi dengan barang antik dan tertata, membuat suasananya nyaman, cozy, suasana kolonial juga makanannnya rasanya enak. Pelayanannya cukup cepat, bisa request untuk makanan tertentu, cocok untuk makan siang yang berat atau makan malam, harga relatif, salah satu resto terbaik yang ada di malang.

3. Bakso President

Berkunjung ke Malang rasanya sangat tidak afdol jika belum menikmati kuliner terkenal bernama Bakso. Ya, Malang memang kota yang terkenal dengan sajian bakso. Bakso sendiri merupakan olahan daging giling yang dibentuk bulat seperti bola. Salah satu tempat favorit ada di Bakso President Malang.

Bakso Malang President sudah eksis sejak tahun 1977. Hingga kini selalu ramai dikunjungi para pelanggan setianya. Yang membedakan Bakso President Malang dengan bakso lainnya adalah pada pilihan isi atau menunya.

Bakso President Malang memiliki beberapa variasi pilihan dan campuran, antara lain bakso besar, bakso kecil, bakso urat, bakso telur, bakso goreng, bakso goreng panjang, bakso tulang muda, bakso goreng udang, siomay basah, siomay goreng, jeroan paru, dan lain-lain. Penasarn ingin mencoba? Datang aja langsung ke Jalan Baranghari No. 5 Malang.

4. Pos Ketan Legenda

Begitu mendengar namanya, Anda sudah bisa menyimpulkan bahwa kuliner yang satu ini telah ada sejak lama. Betul, kuliner ini telah ada sejak tahun 1967. Seperti namanya yang, tempat makan yang satu ini telah melegenda di kawasan Malang Raya. Pos Ketan Legenda 1967 sendiri merupakan sebuah tempat makan dimana menyajikan kuliner yang dibuat dari olahan beras ketan.

Mungkin masih belum banyak yang tahu bahwa olahan dari beras ketan yang di tanak ini mempunyai cita rasa yang khas. Hal ini terbukti dari setiap harinya Pos Ketan Legenda tidak pernah sepi pengunjung, bahkan pembeli yang datang rela mengantri untuk bisa menikmati kenikmatan seporsi ketan. Menunya sendiri ada beragam seperti ketan bubuk, ketan susu, ketan keju, dan yang terbaru adalah ketan durian. Tak hanya sekedar wisata kuliner biasa, namun tempat ini menawarkan wisata kuliner malam hari di Malang yang seru. Ingin mencoba? Silahkan saja datang ke Jalan KH. Agus Salim Batu (kawasan Alun-alun Batu).

5. Depot Rawon Nguling

Kuliner legendaris yang satu ini sudah sangat terkenal dan mudah didapat di berbagai tempat makan. Rawon adalah sajian sup daging sapi. Namun, kuahnya berwarna hitam karena menggunakan bumbu khas bernama kluwak.

Citarasa alami khas Indonesia terasa lebih kuat karena makanan ini diracik dengan bumbu-bumbu tradisional, seperti bawang merah, bawang putih, lengkuas, kunyit, serai, ketumbar, cabe, dan minyak nabati. Salah satu tempat makan yang menyajikan menu rawon yang lezat adalah Depot Rawon Nguling.

Rumah makan yang berlokasi di Jalan Zaenal Arifin No. 62 Malang ini menghadirkan sajian rawon yang berbeda. Perbedaanya terletak pada tekstur dagingnya yang tak terlalu kecil namun tetap terasa lembut alias tidak alot. Di Rawon Nguling ini Anda bisa mendapatkan hidangan rawon yang istimewa dengan kuahnya yang tidak terlalu pekat, serta tidak mengandung banyak lemak.

6. Pecel Kawi

Pecel adalah menu favorit di Kota Memang. Menu yang satu ini, cocok dimakan di pagi hari, untuk mengisi energi sebelum beraktivitas. Pecel adalah hidangan yang terdiri dari nasi putih, sayuran, lauk pauk, dan disiram dengan bumbu kacang yang lezat serta dihidangkan bersama rempeyek yang gurih dan renyah.

Salah satu tempat makan yang menyediakan menu hidangan ini adalah Pecel Kawi. Pecel Kawi menawarkan cita rasa yang berbeda dari pecel kebanyakan. Konon Pecel Kawi telah terkenal sejak tahun 1979 silam dan hingga sekarang namanya mash sangat dikenal. Kepopuleran Pecel Kawi bukannya tanpa alasan.

Kuliner Malang yang satu initerkenal dengan bumbu kacangnya yang gurih dan lebih kental. Perbandingan rasa manis, asin, dan gurihnya cukup seimbang sehingga menciptakan citarasa pecel yang lezat. Buka sejak pagi hari, Pecel Kawi selalu ramai diserbu pembelinya. Pecel Kawi asli Malang ini berlokasi di Jalan Kawi Atas No. 43B Malang.

7. Soto Geprak Mbah Djo

Kuliner Malang memang tidak pernah habisnya jika ditelusuri satu per satu. Nah ini dia salah satu kuliner yang telah melegenda di kota ini, Soto Geprak Mbah Djo. Tempat makan yang memiliki desain dengan dominasi warna kuning dan kombinasi hijau muda ini telah dikenal sejak tahun 1959 lalu.

Kemasyuran Soto Geprak Mah Djo bukan tanpa alasan, hal ini dikarenakan soto disini menggunakan racikan bumbu bumbu tradisinal yang berkualitas sehingga menghaslkan cita rasa yang kuat dan khas. Bahkan saking lezatnya, dikabarkan racikannya dapat didau dengan sajian soto mahal ala restaurant mewah. Mungkin banyak yang penasaran mengapa kuliner ini dinamakan Soto Geprak.

Hal ini berawal dari kebiasaan Mbah Djo yang suka menggeprak (menghancurkan) daging dengan cara memukul-mukul hingga empuk. Berawal dari hal tersebut, kemudian namanya dikenal dengan sebutan Soto Geprak Mbah Djo. Selain soto sebagai menu utama, tersedia juga sajian hidangan lainnya seperti bebek goreng, ayam goreng, bakso, dan aneka minuman. Siap mencoba? Silahkan saja datang langsung ke Jalan Letjen S. Parman Malang.

8. Warung Ronde Titoni

Ronde merupakan salah satu alternatif kuliner yang bisa Anda kunjungi di Kota Malang. Salah satu tempat kuliner yang menyediakan menu ronde adalah Warung Ronde Titoni. Warung ini sudah terkenal di Malang Raya sejak tahun 1948.

Selain menjadi tujuan wisata kuliner di Malang, warung ini juga menjadi tempat nongkrong favorite di malam hari. Selain wedang ronde, Warung Ronde Titoni menyediakan aneka menu kuliner penghangat tubuh lain seperti kacang kuah, roti goreng, angsle dan cakue. Ada hal perlu Dolaners tahu bahwa wedang ronde dan angsle terbilang hampir mirip.

Hanya saja jika ronde menggunakan kuah dari air jahe, maka kuah angsle terbuat dari santan. Isian angsle juga lebih banyak, yaitu potongan roti tawar, petulo (kembang mayang), kacang hijau rebus, dan kacang tanah sangrai. Angsle juga memiliki aroma lebih harum karena menggunakan bahan vanili dan daun pandan. Tertarik untuk mencoba? Silahkan satang ke Jalan Zainal Arifin no 17, Malang.

9. Resto Hot Cwie Mie Malang

Cwie Mie merupakan sajian hidangan mie yang hampir sama dengan mie ayam, namun yang membedakan adalah sajian cwie mie bukan menggunakan potongan ayam melainkan menggunakan ayam yang dihancurkan lembut mirip dengan abon.

Cwie Mie Malang ini juga terbilang memiliki cita rasa yang unik. Jika mie pada umumnya memiliki rasa yang cenderung manis, lain halnya dengan Cwie Mie yang justru cenderung lebih asin. Cwie Mie Malang ini biasanya disantap dengan kuah gurih, daun selada segar, serta taburan bawang goreng.

Uniknya lagi, makanan khas Malang yang satu ini disajikan dengan menggunakan mangkuk yang terbuat dari kulit pangsit sehingga bisa dimakan. Penasaran dengan kelezatan Cwie Mie Malang silahkan saja datang ke Jalan Raya Mojorejo No. 99 Junrejo, Batu.

10. Rumah Makan Cairo

Dari namanya sudah bisa ditebak ya kalau ini adalah tempat makan Timur Tengah. Dan tebakan Dolaners tepat sekali. Rumah Makan Cairo memang menawarkan aneka olahan menu bercita rasa khas Timur Tengah.

Rumah makan ini telah ada sejak 1953 lalu. Di sini tersedia berbagai menu dari olahan daging kambing seperti sate, gule, nasi kebuli, nasi mandhi, nasi biryani, krengsengan bahkan kambing guling juga ada di Rumah Makan Cairo Malang ini.

Selain menu berat, tersedia pula camilan berupa martabak telor serta roti maryam. Yang menjadikan Rumah Makan Cairo berbeda dengan rumah makan lain adalah disini olahan daging kambingnya sama sekali tidak berbau. Teksturnya yang lembut dan gurih ditambah dengan bumbunya yang komplit menghadirkan hidangan yang lezat.

Tak hanya itu, di Rumah Makan Cairo juga menyediakan susu kambing etawa murni yang sangan baik untuk kesehatan Dolaners. Bagi Dolaners yang ingin mencoba silahkan datang ke Jalan Kapten P. Tendean, Malang pada pukul 8 pagi hingga 10 malam. (lis/ags)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pariwisata 

Let's block ads! (Why?)



Bagikan Berita Ini

0 Response to "Saatnya Mencoba Kuliner Malang Saat Lebaran"

Post a Comment

Powered by Blogger.