Search

Malang Targetkan 4,3 Juta Wisatawan Nusantara Tahun Ini

Salah satu caranya dengan membukukan kampung tematik di Malang.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menargetkan, 4,3 juta wisatawan Nusantara mengunjungi "Kota Arema" tahun ini. Sementara wisatawan mancanegara diharapkan dapat mencapai angka 15 ribu orang.

"Angka tersebut naik antara antara 12 hingga 16 persen dibandingkan tahun 2017. Dan kami optimistis angka kunjungan wisatawan ini akan terdongkrak," ujar Kasi Pemasaran Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang, Agung H Bhuwana kepada wartawan, beberapa waktu lalu.

Untuk mencapai angka tersebut, Agung menyatakan, telah melakukan sejumlah cara. Salah satunya dengan membukukan kampung-kampung tematik di Kota Malang dalam satu panduan khusus. Buku panduan ini dibuat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) beserta para blogger di Kota Malang.

Dengan adanya buku tersebut, Disbudpar menargetkan angka kunjungan wisatawan akan mengalami kenaikan. Apalagi, dia melanjutkan, banyak informasi yang disuguhkan dari buku yang siap diedarkan tersebut.

Mengenai buku, Agung menerangkan, bukan hanya memiliki informasi ihwal dunia wisata dari masing-masing kampung. Namun, dia menambahkan, juga latar belakang pembentukan kampung-kampung tematik tersebut. Kampung-kampung yang dibukukan tersebut juga sudah dipastikan siap menerima wisatawan karena sudah memiliki banyak fasilitas, termasuk menyediakan cinderamata.

Adapun kampung-kampung tematik yang dibukukan tersebut, yakni Kampung Padepokan Janti, Kampung Sejarah Sumbersari, Kampung Sanan dan Ornamen Rampal Celaket. Selanjutnya, Kampung Topeng, Kampung Tridi, Makam Ki Ageng Gribig Madyopuro, Kampung Bambu Mewek, Kampung Lampion dan Kampung Biru. Kemudian Kampung Kramat Kasin, Kampung Heritage Kayutangan, Kampung Glintung Go Green (3G), Kampung Budaya Polowijen, Kampung Warna-Warni, Kampung Putih, dan Kampung Keramik Dinoyo.

"Kami harap buku ini bisa menjadi panduan bagi wisatawan," tegas Agung.

Let's block ads! (Why?)

Salah satu caranya dengan membukukan kampung tematik di Malang.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menargetkan, 4,3 juta wisatawan Nusantara mengunjungi "Kota Arema" tahun ini. Sementara wisatawan mancanegara diharapkan dapat mencapai angka 15 ribu orang.

"Angka tersebut naik antara antara 12 hingga 16 persen dibandingkan tahun 2017. Dan kami optimistis angka kunjungan wisatawan ini akan terdongkrak," ujar Kasi Pemasaran Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang, Agung H Bhuwana kepada wartawan, beberapa waktu lalu.

Untuk mencapai angka tersebut, Agung menyatakan, telah melakukan sejumlah cara. Salah satunya dengan membukukan kampung-kampung tematik di Kota Malang dalam satu panduan khusus. Buku panduan ini dibuat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) beserta para blogger di Kota Malang.

Dengan adanya buku tersebut, Disbudpar menargetkan angka kunjungan wisatawan akan mengalami kenaikan. Apalagi, dia melanjutkan, banyak informasi yang disuguhkan dari buku yang siap diedarkan tersebut.

Mengenai buku, Agung menerangkan, bukan hanya memiliki informasi ihwal dunia wisata dari masing-masing kampung. Namun, dia menambahkan, juga latar belakang pembentukan kampung-kampung tematik tersebut. Kampung-kampung yang dibukukan tersebut juga sudah dipastikan siap menerima wisatawan karena sudah memiliki banyak fasilitas, termasuk menyediakan cinderamata.

Adapun kampung-kampung tematik yang dibukukan tersebut, yakni Kampung Padepokan Janti, Kampung Sejarah Sumbersari, Kampung Sanan dan Ornamen Rampal Celaket. Selanjutnya, Kampung Topeng, Kampung Tridi, Makam Ki Ageng Gribig Madyopuro, Kampung Bambu Mewek, Kampung Lampion dan Kampung Biru. Kemudian Kampung Kramat Kasin, Kampung Heritage Kayutangan, Kampung Glintung Go Green (3G), Kampung Budaya Polowijen, Kampung Warna-Warni, Kampung Putih, dan Kampung Keramik Dinoyo.

"Kami harap buku ini bisa menjadi panduan bagi wisatawan," tegas Agung.

Let's block ads! (Why?)



Bagikan Berita Ini

0 Response to "Malang Targetkan 4,3 Juta Wisatawan Nusantara Tahun Ini"

Post a Comment

Powered by Blogger.