Search

Liga Catur Kota Malang Resmi Dimulai


MALANG - Liga Catur 2018 kembali digelar oleh Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Malang pada Minggu (18/3), kemarin. Para klub peserta Liga Catur 2018 mengirimkan atlet-atlet terbaik mereka untuk saling beradu menjadi yang terbaik.
Bertempat di De Playground Jalan Cianjur Kota Malang, Liga Catur 2018 dibuka oleh Sekretaris KONI Kota Malang, Husni Ali. Sebanyak dua puluh klub catur mengambil bagian dari Liga yang memperebutkan Piala Wali Kota ini. Dua puluh klub catur tersebut yakni Gajah Mada, Gajah Metro, Predator, Bunul, Kuda Hitam, Moncong Putih, Universitas Brawijaya (UB), Chess Master Universitas Negeri Malang (UM), Benteng Telon, Percaga Gadang, Queen Pawn, Puslat Percasi, Benteng Satria, Blimbing Manis, Yupiter, Pion Emas, Independent, Tenaga, Raja Muda, dan Turonggo Seto.
Menurut Husni Liga Catur merupakan kegiatan yang penting untuk melihat potensi atlet-atlet catur Kota Malang untuk dipersiapkan jelang Porprov 2019. “Liga catur ini kita harapkan akan terus berkelanjutan dan dengan adanya Liga Catur ini klub-klub catur yang ada di Kota Malang dapat membina atletnya dengan baik,” tutur Husni saat ditemui Malang Post. Dari liga yang bergulir dari Maret hingga Desember 2018 nanti, pihaknya berharap klub-klub yang berpartisipasi bisa menciptakan iklim persaingan yang kompetitif sehingga bagus untuk pembinaan atlet-atlet catur yang ada di Kota Malang.
Sementara itu Ketua Badan Liga Catur, Heri Subroto mengatakan bahwa melalui Liga Catur setiap klub diharapkan melakukan pembinaan atlet yang baik terutama atlet di usia junior. Menurut pria yang akrab disapa Heri tersebut, pembinaan di usia junior sangat penting untuk regenerasi atlet catur Kota Malang. Adanya Liga Catur pihaknya berharap para klub memberikan kesempatan bertanding pada atlet junior mereka. “Melalui Liga Catur ini kita akan fokus pada pembinaan atlet senior dan junior. Harapannya mereka akan memperoleh pengalaman bertanding dari kompetisi semacam ini,” ujar Heri.
Para pecatur nantinya akan bertanding setiap tiga minggu sekali dalam liga tersebut. Ketua Percasi Kota Malang, Tatit Budisucahyo mengatakan bahwa melalui Liga Catur sering lahir pecatur-pecatur handal yang menyumbang prestasi bagi Kota Malang. “Kemarin kita juara umum catur kategori pelajar di Jember. Adanya liga, kita dengan mudah menjaring atlet yang kita lihat punya potensi dan kemudian kita bina,” tutupnya. (mg 2)

Let's block ads! (Why?)


MALANG - Liga Catur 2018 kembali digelar oleh Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Malang pada Minggu (18/3), kemarin. Para klub peserta Liga Catur 2018 mengirimkan atlet-atlet terbaik mereka untuk saling beradu menjadi yang terbaik.
Bertempat di De Playground Jalan Cianjur Kota Malang, Liga Catur 2018 dibuka oleh Sekretaris KONI Kota Malang, Husni Ali. Sebanyak dua puluh klub catur mengambil bagian dari Liga yang memperebutkan Piala Wali Kota ini. Dua puluh klub catur tersebut yakni Gajah Mada, Gajah Metro, Predator, Bunul, Kuda Hitam, Moncong Putih, Universitas Brawijaya (UB), Chess Master Universitas Negeri Malang (UM), Benteng Telon, Percaga Gadang, Queen Pawn, Puslat Percasi, Benteng Satria, Blimbing Manis, Yupiter, Pion Emas, Independent, Tenaga, Raja Muda, dan Turonggo Seto.
Menurut Husni Liga Catur merupakan kegiatan yang penting untuk melihat potensi atlet-atlet catur Kota Malang untuk dipersiapkan jelang Porprov 2019. “Liga catur ini kita harapkan akan terus berkelanjutan dan dengan adanya Liga Catur ini klub-klub catur yang ada di Kota Malang dapat membina atletnya dengan baik,” tutur Husni saat ditemui Malang Post. Dari liga yang bergulir dari Maret hingga Desember 2018 nanti, pihaknya berharap klub-klub yang berpartisipasi bisa menciptakan iklim persaingan yang kompetitif sehingga bagus untuk pembinaan atlet-atlet catur yang ada di Kota Malang.
Sementara itu Ketua Badan Liga Catur, Heri Subroto mengatakan bahwa melalui Liga Catur setiap klub diharapkan melakukan pembinaan atlet yang baik terutama atlet di usia junior. Menurut pria yang akrab disapa Heri tersebut, pembinaan di usia junior sangat penting untuk regenerasi atlet catur Kota Malang. Adanya Liga Catur pihaknya berharap para klub memberikan kesempatan bertanding pada atlet junior mereka. “Melalui Liga Catur ini kita akan fokus pada pembinaan atlet senior dan junior. Harapannya mereka akan memperoleh pengalaman bertanding dari kompetisi semacam ini,” ujar Heri.
Para pecatur nantinya akan bertanding setiap tiga minggu sekali dalam liga tersebut. Ketua Percasi Kota Malang, Tatit Budisucahyo mengatakan bahwa melalui Liga Catur sering lahir pecatur-pecatur handal yang menyumbang prestasi bagi Kota Malang. “Kemarin kita juara umum catur kategori pelajar di Jember. Adanya liga, kita dengan mudah menjaring atlet yang kita lihat punya potensi dan kemudian kita bina,” tutupnya. (mg 2)

Let's block ads! (Why?)



Bagikan Berita Ini

0 Response to "Liga Catur Kota Malang Resmi Dimulai"

Post a Comment

Powered by Blogger.