Search

Mahasiswa Malang Ciptakan Aplikasi Anti Pungli Berbasis Android

MALANG - Zul Fahmi, mahasiswa Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jatim membuat aplikasi antipungutan liar (antipungli) dengan nama "Sapu Bersih Pungli" berbasis gawai di sistem Android.

Dalam keterangan persnya di Malang, Zul mengaku membuat aplikasi itu karena penggunaan laporan pungli melalui cara konvesional seperti mengirim pesan singkat (sms) atau telepon dianggap kurang efektif untuk digunakan.

BERITA TERKAIT +

"Pada era milineal seperti hari ini, dibutuhkan inovasi yang lebih mudah digunakan dan dapat membantu tugas pemerintah untuk memberantas praktik pungli yang meresahkan," kata mahasiswa yang berasal dari Balikpapan tersebut.

Ia menjelaskan, cara kerja aplikasi Sapu Bersih Pungli cukup mudah, yakni hanya dengan fitur "shake you're phone" atau mengguncangkan telepon genggam saat berada di lokasi yang dicurigai terjadi pungli, maka otomatis aplikasi akan menangkap titik koordinat lokasi di mana Anda berada.

"Informasi ini lalu secara otomatis akan terkirim pada server aplikasi dan ditindak lanjuti oleh petugas," kata dia menjelaskan.

Ia berharap, dengan adanya aplikasi ini dapat menjembatani kepentingan masyarakat untuk hidup tenang tanpa pungli dan membantu pemerintah untuk memberantas pungli.

Zul menjelaskan, aplikasi ini sedang dalam tahap akhir, dan berharap ke depannya dapat menjalin kerja sama dengan pemerintah agar aplikasi ini bisa digunakan masyarakat dan memberikan manfaat.

"Kami juga ingin agar target pemerintah untuk memberantas pungli juga lebih cepat tercapai," tuturnya.

Zul mengaku, aplikasi ini dibuat sejak Mei 2017, dan rencananya rampung pada pertengahan April 2018, setelah itu akan diluncurkan secara publik di App Store Android agar setiap pengguna gawai dapat mengunduh dengan mudah.

(sus)

Let's block ads! (Why?)

MALANG - Zul Fahmi, mahasiswa Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jatim membuat aplikasi antipungutan liar (antipungli) dengan nama "Sapu Bersih Pungli" berbasis gawai di sistem Android.

Dalam keterangan persnya di Malang, Zul mengaku membuat aplikasi itu karena penggunaan laporan pungli melalui cara konvesional seperti mengirim pesan singkat (sms) atau telepon dianggap kurang efektif untuk digunakan.

BERITA TERKAIT +

"Pada era milineal seperti hari ini, dibutuhkan inovasi yang lebih mudah digunakan dan dapat membantu tugas pemerintah untuk memberantas praktik pungli yang meresahkan," kata mahasiswa yang berasal dari Balikpapan tersebut.

Ia menjelaskan, cara kerja aplikasi Sapu Bersih Pungli cukup mudah, yakni hanya dengan fitur "shake you're phone" atau mengguncangkan telepon genggam saat berada di lokasi yang dicurigai terjadi pungli, maka otomatis aplikasi akan menangkap titik koordinat lokasi di mana Anda berada.

"Informasi ini lalu secara otomatis akan terkirim pada server aplikasi dan ditindak lanjuti oleh petugas," kata dia menjelaskan.

Ia berharap, dengan adanya aplikasi ini dapat menjembatani kepentingan masyarakat untuk hidup tenang tanpa pungli dan membantu pemerintah untuk memberantas pungli.

Zul menjelaskan, aplikasi ini sedang dalam tahap akhir, dan berharap ke depannya dapat menjalin kerja sama dengan pemerintah agar aplikasi ini bisa digunakan masyarakat dan memberikan manfaat.

"Kami juga ingin agar target pemerintah untuk memberantas pungli juga lebih cepat tercapai," tuturnya.

Zul mengaku, aplikasi ini dibuat sejak Mei 2017, dan rencananya rampung pada pertengahan April 2018, setelah itu akan diluncurkan secara publik di App Store Android agar setiap pengguna gawai dapat mengunduh dengan mudah.

(sus)

Let's block ads! (Why?)



Bagikan Berita Ini

0 Response to "Mahasiswa Malang Ciptakan Aplikasi Anti Pungli Berbasis Android"

Post a Comment

Powered by Blogger.