Search

Cerita Unik Sandiaga di Kota Malang, Mengiris Tempe hingga ...

KOMPAS.com - Sosok Sandiaga Uno membuat para pedagang di Kota Malang gagal fokus.

Sejumlah pedagang heboh saat calon wakil presiden nomor urut 02 itu datang ke Pasar Besar Kota Malang, Jumat (23/11/2018).

Selain ke pasar tradisional, Sandiaga juga berkunjung ke sentra industri tempa di Malang. Di sana, Sandiaga berkesempatan mengiris tempe dengan ukuran tipis, setipis kartu ATM.

Berikut ini cerita unik dalam kunjungan Sandiaga Uno di Kota Malang.

1. Kata Sandiaga usai mengiris tempe di Malang

Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno saat mengiris tempe dengan ukuran yang tipis di Sentra Industri Keripik Tempe Sanan, Kota Malang, Jumat (23/11/2018)KOMPAS.com / ANDI HARTIK Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno saat mengiris tempe dengan ukuran yang tipis di Sentra Industri Keripik Tempe Sanan, Kota Malang, Jumat (23/11/2018)

Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno mengunjungi Sentra Industri Keripik Tempe Sanan, Kota Malang, Jumat (23/11/2018).

Sandiaga pun sempat menjajal keahliannya mengiris tempe dengan pisau. Sandiaga mengiris tempe dengan ukuran yang tipis layaknya yang dikerjakan oleh pengrajin keripik tempe pada umumnya.

Sebab, tempe itu akan digoreng dan dijadikan keripik tempe. Saat itu, Sandiaga benar - benar menemukan tempe setipis kartu Anjungan Tunai Mandiri ( ATM).

"Harus hati-hati karena kalau terlalu tipis dia (tempe) pecah. Dan ini benar - benar ini setipis kartu ATM. Ini teknik yang harus dilakukan dengan penuh ketelitian," katanya.

"Dan akhirnya tempenya bisa setipis ATM," imbuhnya.

Baca Juga: Sandiaga Ajak Jokowi Lomba Cari Ukuran Tempe di Seluruh Indonesia

2. Sandiaga disambut hangat di Pasar Besar di Kota Malang

Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno saat berbincang dengan pedagang di Pasar Besar Kota Malang, Jumat (23/11/2018)KOMPAS.com/ANDI HARTIK Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno saat berbincang dengan pedagang di Pasar Besar Kota Malang, Jumat (23/11/2018)

Selain mengiris tempe, Sandiaga Uno juga meluangkan waktu ke Pasar Besar Kota Malang.

Para pedagang pasar dan pembeli pun menyambut Sandiaga dengan antusias. Bahkan banyak pedagang yang kagum dan histeris sembari menyambut Sandiaga dengan sebutan ganteng.

"Gantengnya, gantengnya," kata sejumlah pedagang saat didatangi Sandiaga.

Parmi (65), salah satu pedagang bahan bumbu masakan tidak mengira jika Sandiaga memiliki paras yang tampan.

"Ternyata ganteng sekali," katanya. Parmi mengaku akan memilih pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno karena paras tampan yang dimiliki Sandiaga.
"Iya pilih nomor 02, karena ganteng," ungkapnya dengan logat Madura.

Namun, bahkan berharap supaya Sandiaga Uno juga memiliki kepribadian yang bersih sebagai calon pemimpin negara.

"Semoga bersih hatinya. Semoga bersih hatinya," katanya lirih.

Baca Juga: Sandiaga Uno Bikin Heboh Pedagang Pasar Besar Kota Malang

3. Sandiaga kaget harga wortel dan buncis mahal

Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sadiaga Salahudin Uno saat berkunjung ke Pasar Besar Kota Malang, Jumat (23/11/2018)KOMPAS.com/ANDI HARTIK Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sadiaga Salahudin Uno saat berkunjung ke Pasar Besar Kota Malang, Jumat (23/11/2018)

Sandiaga pun mencari tahu harga sejumlah komuditas kebutuhan pokok. Berdasarkan hasil pantauannya, Sandiaga mendapati naiknya harga wortel dan buncis. Dua jenis sayuran itu naik hingga 30 persen.

"Alhamdulillah pasarnya ramai, semuanya mengucap syukur, dari harga-harga yang dipantau naik tadi ada 20 hingga 30 persen itu wortel sama buncis. Iya ini ada yang dari Rp 10 ribu naik menjadi Rp 12 ribu hingga Rp 13 ribu per kilogram. Ada yang dari Rp 10 ribu naik menjadi Rp 15 ribu," katanya.

Namun begitu, Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan bahwa para penjual di pasar tersebut sudah merasakan adanya perbaikan.

"Saya melihat bahwa tugas pemerintah adalah memastikan harga-harga stabil terjangkau dan alhamdulillah ini Pasar Besar ini masyarakat merasakan ada perbaikan untuk berkegiatan aman, dan nyaman. Dan usahakan pengelolaan lebih baik supaya kan ini beberapa kali terbakar, jangan sampai membahayakan. Jadi unsur keselamatannya dan keamanannya perlu diperkuat lagi kedepan," jelasnya.

Baca Juga: Kunjungi Pasar Besar Malang, Sandiaga Dapati Harga Wortel dan Buncis Naik 30 Persen

4. Janji Sandiaga kepada pedagang tempe di Kota Malang

Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sadiaga Salahudin Uno saat berkunjung ke Pasar Besar Kota Malang, Jumat (23/11/2018)KOMPAS.com/ANDI HARTIK Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sadiaga Salahudin Uno saat berkunjung ke Pasar Besar Kota Malang, Jumat (23/11/2018)

Saat berkunjung ke pusat industri tempe, Sandiaga juga menyoroti bahan pembuatan tempe yang berasal dari kedelai impor karena keterbatasan kedelai lokal.

Padahal menurutnya, kedelai lokal mampu menghasilkan tempe yang lebih berkualitas.

"Semua impor, 100 persen impor. Dulu ada yang lokal, dan rasa lokalnya katanya lebih enak. Tapi sekarang baru - baru ini sudah tidak ada. Semuanya impor. Stoknya yang kedelai lokal tidak ada," ungkapnya.

Sandiaga berjanji jika nanti dirinya terpilih sebagai wakil presiden, pihaknya akan mewujudkan swasembada kedelai.

Baca Juga: Sandiaga Senang Bisa Iris Tempe Setipis Kartu ATM

5. Sandiaga komentari kasus korupsi Dahnil Anzar

Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno saat menjadi pembicara dalam sebuah diskusi mengenai kebijakan publik yang digelar Paramida Public Talk Series di Jakarta, Kamis (22/11/2018). KOMPAS.com/Ihsanuddin Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno saat menjadi pembicara dalam sebuah diskusi mengenai kebijakan publik yang digelar Paramida Public Talk Series di Jakarta, Kamis (22/11/2018).

Sandiaga enggan menyebutkan ada politisasi di balik kasus yang tengah dihadapi koordinator juru bicaranya, Dahnil Anzar. Ia mengaku menyerahkan semuanya kepada proses hukum yang berlaku.

"Saya menyerahkan semuanya kepada ini. Dahnil sahabat saya dan potensi pemuda dan calon pemimpin masa depan. Jadi tentunya kita beri doa agar semuanya berjalan sesuai dengan prinsip dan koridor hukum," jelasnya.

Sandiaga mengatakan, kinerja tim pemenangannya belum terganggu meski Dahnil Anzar sedang menghadapi proses hukum. Sebab, Sandiaga mengaku memiliki banyak figur yang menjadi juru bicara tim pemenangannya.

Baca Juga: Sandiaga Hormati Proses Hukum Dugaan Korupsi yang Dihadapi Dahnil Anzar


Let's block ads! (Why?)

KOMPAS.com - Sosok Sandiaga Uno membuat para pedagang di Kota Malang gagal fokus.

Sejumlah pedagang heboh saat calon wakil presiden nomor urut 02 itu datang ke Pasar Besar Kota Malang, Jumat (23/11/2018).

Selain ke pasar tradisional, Sandiaga juga berkunjung ke sentra industri tempa di Malang. Di sana, Sandiaga berkesempatan mengiris tempe dengan ukuran tipis, setipis kartu ATM.

Berikut ini cerita unik dalam kunjungan Sandiaga Uno di Kota Malang.

1. Kata Sandiaga usai mengiris tempe di Malang

Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno saat mengiris tempe dengan ukuran yang tipis di Sentra Industri Keripik Tempe Sanan, Kota Malang, Jumat (23/11/2018)KOMPAS.com / ANDI HARTIK Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno saat mengiris tempe dengan ukuran yang tipis di Sentra Industri Keripik Tempe Sanan, Kota Malang, Jumat (23/11/2018)

Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno mengunjungi Sentra Industri Keripik Tempe Sanan, Kota Malang, Jumat (23/11/2018).

Sandiaga pun sempat menjajal keahliannya mengiris tempe dengan pisau. Sandiaga mengiris tempe dengan ukuran yang tipis layaknya yang dikerjakan oleh pengrajin keripik tempe pada umumnya.

Sebab, tempe itu akan digoreng dan dijadikan keripik tempe. Saat itu, Sandiaga benar - benar menemukan tempe setipis kartu Anjungan Tunai Mandiri ( ATM).

"Harus hati-hati karena kalau terlalu tipis dia (tempe) pecah. Dan ini benar - benar ini setipis kartu ATM. Ini teknik yang harus dilakukan dengan penuh ketelitian," katanya.

"Dan akhirnya tempenya bisa setipis ATM," imbuhnya.

Baca Juga: Sandiaga Ajak Jokowi Lomba Cari Ukuran Tempe di Seluruh Indonesia

2. Sandiaga disambut hangat di Pasar Besar di Kota Malang

Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno saat berbincang dengan pedagang di Pasar Besar Kota Malang, Jumat (23/11/2018)KOMPAS.com/ANDI HARTIK Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno saat berbincang dengan pedagang di Pasar Besar Kota Malang, Jumat (23/11/2018)

Selain mengiris tempe, Sandiaga Uno juga meluangkan waktu ke Pasar Besar Kota Malang.

Para pedagang pasar dan pembeli pun menyambut Sandiaga dengan antusias. Bahkan banyak pedagang yang kagum dan histeris sembari menyambut Sandiaga dengan sebutan ganteng.

"Gantengnya, gantengnya," kata sejumlah pedagang saat didatangi Sandiaga.

Parmi (65), salah satu pedagang bahan bumbu masakan tidak mengira jika Sandiaga memiliki paras yang tampan.

"Ternyata ganteng sekali," katanya. Parmi mengaku akan memilih pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno karena paras tampan yang dimiliki Sandiaga.
"Iya pilih nomor 02, karena ganteng," ungkapnya dengan logat Madura.

Namun, bahkan berharap supaya Sandiaga Uno juga memiliki kepribadian yang bersih sebagai calon pemimpin negara.

"Semoga bersih hatinya. Semoga bersih hatinya," katanya lirih.

Baca Juga: Sandiaga Uno Bikin Heboh Pedagang Pasar Besar Kota Malang

3. Sandiaga kaget harga wortel dan buncis mahal

Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sadiaga Salahudin Uno saat berkunjung ke Pasar Besar Kota Malang, Jumat (23/11/2018)KOMPAS.com/ANDI HARTIK Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sadiaga Salahudin Uno saat berkunjung ke Pasar Besar Kota Malang, Jumat (23/11/2018)

Sandiaga pun mencari tahu harga sejumlah komuditas kebutuhan pokok. Berdasarkan hasil pantauannya, Sandiaga mendapati naiknya harga wortel dan buncis. Dua jenis sayuran itu naik hingga 30 persen.

"Alhamdulillah pasarnya ramai, semuanya mengucap syukur, dari harga-harga yang dipantau naik tadi ada 20 hingga 30 persen itu wortel sama buncis. Iya ini ada yang dari Rp 10 ribu naik menjadi Rp 12 ribu hingga Rp 13 ribu per kilogram. Ada yang dari Rp 10 ribu naik menjadi Rp 15 ribu," katanya.

Namun begitu, Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan bahwa para penjual di pasar tersebut sudah merasakan adanya perbaikan.

"Saya melihat bahwa tugas pemerintah adalah memastikan harga-harga stabil terjangkau dan alhamdulillah ini Pasar Besar ini masyarakat merasakan ada perbaikan untuk berkegiatan aman, dan nyaman. Dan usahakan pengelolaan lebih baik supaya kan ini beberapa kali terbakar, jangan sampai membahayakan. Jadi unsur keselamatannya dan keamanannya perlu diperkuat lagi kedepan," jelasnya.

Baca Juga: Kunjungi Pasar Besar Malang, Sandiaga Dapati Harga Wortel dan Buncis Naik 30 Persen

4. Janji Sandiaga kepada pedagang tempe di Kota Malang

Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sadiaga Salahudin Uno saat berkunjung ke Pasar Besar Kota Malang, Jumat (23/11/2018)KOMPAS.com/ANDI HARTIK Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sadiaga Salahudin Uno saat berkunjung ke Pasar Besar Kota Malang, Jumat (23/11/2018)

Saat berkunjung ke pusat industri tempe, Sandiaga juga menyoroti bahan pembuatan tempe yang berasal dari kedelai impor karena keterbatasan kedelai lokal.

Padahal menurutnya, kedelai lokal mampu menghasilkan tempe yang lebih berkualitas.

"Semua impor, 100 persen impor. Dulu ada yang lokal, dan rasa lokalnya katanya lebih enak. Tapi sekarang baru - baru ini sudah tidak ada. Semuanya impor. Stoknya yang kedelai lokal tidak ada," ungkapnya.

Sandiaga berjanji jika nanti dirinya terpilih sebagai wakil presiden, pihaknya akan mewujudkan swasembada kedelai.

Baca Juga: Sandiaga Senang Bisa Iris Tempe Setipis Kartu ATM

5. Sandiaga komentari kasus korupsi Dahnil Anzar

Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno saat menjadi pembicara dalam sebuah diskusi mengenai kebijakan publik yang digelar Paramida Public Talk Series di Jakarta, Kamis (22/11/2018). KOMPAS.com/Ihsanuddin Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno saat menjadi pembicara dalam sebuah diskusi mengenai kebijakan publik yang digelar Paramida Public Talk Series di Jakarta, Kamis (22/11/2018).

Sandiaga enggan menyebutkan ada politisasi di balik kasus yang tengah dihadapi koordinator juru bicaranya, Dahnil Anzar. Ia mengaku menyerahkan semuanya kepada proses hukum yang berlaku.

"Saya menyerahkan semuanya kepada ini. Dahnil sahabat saya dan potensi pemuda dan calon pemimpin masa depan. Jadi tentunya kita beri doa agar semuanya berjalan sesuai dengan prinsip dan koridor hukum," jelasnya.

Sandiaga mengatakan, kinerja tim pemenangannya belum terganggu meski Dahnil Anzar sedang menghadapi proses hukum. Sebab, Sandiaga mengaku memiliki banyak figur yang menjadi juru bicara tim pemenangannya.

Baca Juga: Sandiaga Hormati Proses Hukum Dugaan Korupsi yang Dihadapi Dahnil Anzar


Let's block ads! (Why?)



Bagikan Berita Ini

0 Response to "Cerita Unik Sandiaga di Kota Malang, Mengiris Tempe hingga ..."

Post a Comment

Powered by Blogger.