Search

Diskop Kota Malang Gembleng Ibu-ibu

JawaPos.com - Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Malang kembali menggelar pelatihan. Pesertanya ibu-ibu dan acara berlangsung di Hotel Pelangi, Kota Malang, Jawa Timur (Jatim).

Pelatihan tersebut merupakan progam lanjutan pada tahun anggaran 2017. Tujuannya untuk meningkatkan ketrampilan ibu rumah tangga sehingga mampu bersaing dengan pasar nasional.

Kasi Pengembangan dan Penguatan Usaha Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Malang Nugroho Nanang J mengatakan, pelatihan olahan makanan tingkat lanjutan itu digelar selama lima hari. Yakni, 16-20 Juli 2018.

Pelatihan tersebut memanfaatkan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT). Sebelumnya, para peserta sudah mengikuti pelatihan tingkat semula pada tahun lalu. "Tahun lalu ada sekitar 120 peserta. Dari jumlah itu, tahun ini kami saring untuk ikut pelatihan lanjutan," ujar Nugroho, Rabu (18/7).

Peserta yang terpilih sudah melalui proses survei. Mereka benar-benar menerapkan hasil pelatihan di skala rumah tangga. Nantinya, peserta terbaik akan mendapat fasilitas tambahan. "Sekitar sembilan orang difasilitasi untuk cek nutrition fact," ucapnya.

Selama mengikuti latihan, para peserta mendapat beberapa materi. Seperti pelatihan olahan tepung, olahan sambal, hingga pembuatan bahan baku seperti tepung ketela ungu, pisang dan ketela pohon.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Malang Tri Widyani menambahkan, tujuan utama pelatihan adalah memberikan pelatihan dan pendampingan bagi pelaku UKM. Terutama dalam hal membangkitkan motivasi dan kreativitas.

"Penguasaan pasar perlu kreativitas dan inovasi baru. Jadi pelatihan ini diharapkan dapat memacu para wirausahawan untuk berani berinovasi," tutur Tri Widyani.

(fis/JPC)

Let's block ads! (Why?)

JawaPos.com - Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Malang kembali menggelar pelatihan. Pesertanya ibu-ibu dan acara berlangsung di Hotel Pelangi, Kota Malang, Jawa Timur (Jatim).

Pelatihan tersebut merupakan progam lanjutan pada tahun anggaran 2017. Tujuannya untuk meningkatkan ketrampilan ibu rumah tangga sehingga mampu bersaing dengan pasar nasional.

Kasi Pengembangan dan Penguatan Usaha Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Malang Nugroho Nanang J mengatakan, pelatihan olahan makanan tingkat lanjutan itu digelar selama lima hari. Yakni, 16-20 Juli 2018.

Pelatihan tersebut memanfaatkan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT). Sebelumnya, para peserta sudah mengikuti pelatihan tingkat semula pada tahun lalu. "Tahun lalu ada sekitar 120 peserta. Dari jumlah itu, tahun ini kami saring untuk ikut pelatihan lanjutan," ujar Nugroho, Rabu (18/7).

Peserta yang terpilih sudah melalui proses survei. Mereka benar-benar menerapkan hasil pelatihan di skala rumah tangga. Nantinya, peserta terbaik akan mendapat fasilitas tambahan. "Sekitar sembilan orang difasilitasi untuk cek nutrition fact," ucapnya.

Selama mengikuti latihan, para peserta mendapat beberapa materi. Seperti pelatihan olahan tepung, olahan sambal, hingga pembuatan bahan baku seperti tepung ketela ungu, pisang dan ketela pohon.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Malang Tri Widyani menambahkan, tujuan utama pelatihan adalah memberikan pelatihan dan pendampingan bagi pelaku UKM. Terutama dalam hal membangkitkan motivasi dan kreativitas.

"Penguasaan pasar perlu kreativitas dan inovasi baru. Jadi pelatihan ini diharapkan dapat memacu para wirausahawan untuk berani berinovasi," tutur Tri Widyani.

(fis/JPC)

Let's block ads! (Why?)



Bagikan Berita Ini

0 Response to "Diskop Kota Malang Gembleng Ibu-ibu"

Post a Comment

Powered by Blogger.