Search

Tren Realisasi Terget Pajak di Kota Malang Meningkat

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Menjadi garda terdepan penyumbang pendapatan asli daerah (PAD), utamanya dari sektor pajak, Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang terbilang sukses menjalankan tugas pokok dan fungsinya.

Tren peningkatan realisasi target selama lima tahun terakhir jelas bukan kerja sistem kebut semalam. Berbagai terobosan dan inovasi tak henti dikreasi untuk menggenjot upaya intensifikasi dan ekstensifikasi pajak.

Tak tanggung-tanggung, saat ini sudah ada 45 ‘jurus’ digeber untuk mewujudkan sistem pelayanan prima yang transparan, akuntabel dan partisipatif.

Sukses utama yang patut diapresiasi tentu saja menyangkut keberhasilan meningkatkan kesadaran para Wajib Pajak (WP) untuk memenuhi kewajibannya.

Plt Walikota Malang Sutiaji menyampaikan apresiasi dan terima kasih, khususnya kepada masyarakat yang membayar pajak.

Menurutnya, para wajib pajak yang memenuhu kewajibannya ikut serta memberi sumbangsih pembangunan Kota Malang.

"Kami berterima kasih kepada warga Kota Malang yang telah memenuhi kewajiban membayar pajak. Pajak sangat berguna untuk pembangunan Kota Malang. Dengan membayar pajak, artinya masyarakat Kota Malang turut serta membangun kota yang kita cintai ini," ujar Sutiaji, Selasa (17/7/2018).

PlH Kepala BP2D Kota Malang, M Toriq S.Sos, MT.P mengungkapkan, hal ini tak lepas dari efektifitas kinerja para petugas pajak serta sinergi lintas sektoral yang baik antara pemerintah daerah beserta jajaran samping dengan para stakeholder pajak.

“Selain itu, tentu saja tak lepas dari tingkat kesadaran WP yang luar biasa tinggi. Terima kasih kepada warga Kota Malang,” tutur Toriq.

Nah, kiat-kiat, program dan inovasi apa saja yang menjadi andalan OPD eks Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) itu telah terangkum secara gamblang dalam buku dan video ’45 Jurus BP2D Kota Malang’ yang rencananya dilaunching dalam waktu dekat.

Let's block ads! (Why?)

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Menjadi garda terdepan penyumbang pendapatan asli daerah (PAD), utamanya dari sektor pajak, Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang terbilang sukses menjalankan tugas pokok dan fungsinya.

Tren peningkatan realisasi target selama lima tahun terakhir jelas bukan kerja sistem kebut semalam. Berbagai terobosan dan inovasi tak henti dikreasi untuk menggenjot upaya intensifikasi dan ekstensifikasi pajak.

Tak tanggung-tanggung, saat ini sudah ada 45 ‘jurus’ digeber untuk mewujudkan sistem pelayanan prima yang transparan, akuntabel dan partisipatif.

Sukses utama yang patut diapresiasi tentu saja menyangkut keberhasilan meningkatkan kesadaran para Wajib Pajak (WP) untuk memenuhi kewajibannya.

Plt Walikota Malang Sutiaji menyampaikan apresiasi dan terima kasih, khususnya kepada masyarakat yang membayar pajak.

Menurutnya, para wajib pajak yang memenuhu kewajibannya ikut serta memberi sumbangsih pembangunan Kota Malang.

"Kami berterima kasih kepada warga Kota Malang yang telah memenuhi kewajiban membayar pajak. Pajak sangat berguna untuk pembangunan Kota Malang. Dengan membayar pajak, artinya masyarakat Kota Malang turut serta membangun kota yang kita cintai ini," ujar Sutiaji, Selasa (17/7/2018).

PlH Kepala BP2D Kota Malang, M Toriq S.Sos, MT.P mengungkapkan, hal ini tak lepas dari efektifitas kinerja para petugas pajak serta sinergi lintas sektoral yang baik antara pemerintah daerah beserta jajaran samping dengan para stakeholder pajak.

“Selain itu, tentu saja tak lepas dari tingkat kesadaran WP yang luar biasa tinggi. Terima kasih kepada warga Kota Malang,” tutur Toriq.

Nah, kiat-kiat, program dan inovasi apa saja yang menjadi andalan OPD eks Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) itu telah terangkum secara gamblang dalam buku dan video ’45 Jurus BP2D Kota Malang’ yang rencananya dilaunching dalam waktu dekat.

Let's block ads! (Why?)



Bagikan Berita Ini

0 Response to "Tren Realisasi Terget Pajak di Kota Malang Meningkat"

Post a Comment

Powered by Blogger.