Search

Hoax Video Kerusakan Gempa di Malang

Video tentang kerusakan jalan akibat dampak dari gempa di perairan Malang Selatan yang terjadi hari Kamis (19/7) lalu, tersebar di situs YouTube, kemarin. Video berdurasi selama satu menit ini mengambil judul “Gempa 5,8 SR Goyang Malang 19 Juli 2018 terasa sampai Bali". 
Video tersebut merekam keretakan jalan akibat gempa. Jalan yang retak tersebut menyerupai Jalur Lintas Selatan (JLS) Kabupaten Malang. Bahkan dalam intro video tersebut juga disajikan gambar jalan raya yang retak dan dipadati mobil. 
Dalam gambar itu juga disertai tulisan “Terperosok Saat Gempa di Malang”. Dalam video tersebut juga nampak banyak pohon yang tumbang karena gempa terjadi pada malam hari ini. 
Namun, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika (Satgeo) Karangkates memastikan video tersebut tidak benar alias hoax.
 “Gempa yang terjadi di Malang Selatan pada Kamis lalu memang getarannya sangat kuat. Tapi, tidak menyebabkan kerusakan pada bangunan maupun jalan seperti yang ada di dalam video tersebut,” ujar Kepala BMKB Satgeo Karangkates H Musripan kepada Malang Post. 
Dia menjelaskan, jalan retak akibat gempa yang ada di dalam video tersebut menyerupai JLS di Malang Selatan. 
“Mungkin saja itu di daerah lain yang kondisinya hampir sama dengan JLS di Malang selatan,” imbuhnya. 
Dia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang belum tentu kebenarannya. Bisa saja ada oknum tidak bertanggungjawab yang hanya membuat sensasi supaya kondisi masyarakat resah akibat informasi hoax tersebut. 
“Kami mengimbau kepada masyarakat supaya tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi terkait informasi dari sumber tidak jelas dan mengaku-ngaku dari kami (BMKG). Apabila mendapat informasi yang tidak jelas sumbernya, jangan dipercaya begitu saja. Bisa dikroscek kembali pada kami maupun bisa juga ditanyakan kepada instansi terkait,” pungkasnya. (big/jon)

Let's block ads! (Why?)

Video tentang kerusakan jalan akibat dampak dari gempa di perairan Malang Selatan yang terjadi hari Kamis (19/7) lalu, tersebar di situs YouTube, kemarin. Video berdurasi selama satu menit ini mengambil judul “Gempa 5,8 SR Goyang Malang 19 Juli 2018 terasa sampai Bali". 
Video tersebut merekam keretakan jalan akibat gempa. Jalan yang retak tersebut menyerupai Jalur Lintas Selatan (JLS) Kabupaten Malang. Bahkan dalam intro video tersebut juga disajikan gambar jalan raya yang retak dan dipadati mobil. 
Dalam gambar itu juga disertai tulisan “Terperosok Saat Gempa di Malang”. Dalam video tersebut juga nampak banyak pohon yang tumbang karena gempa terjadi pada malam hari ini. 
Namun, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika (Satgeo) Karangkates memastikan video tersebut tidak benar alias hoax.
 “Gempa yang terjadi di Malang Selatan pada Kamis lalu memang getarannya sangat kuat. Tapi, tidak menyebabkan kerusakan pada bangunan maupun jalan seperti yang ada di dalam video tersebut,” ujar Kepala BMKB Satgeo Karangkates H Musripan kepada Malang Post. 
Dia menjelaskan, jalan retak akibat gempa yang ada di dalam video tersebut menyerupai JLS di Malang Selatan. 
“Mungkin saja itu di daerah lain yang kondisinya hampir sama dengan JLS di Malang selatan,” imbuhnya. 
Dia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang belum tentu kebenarannya. Bisa saja ada oknum tidak bertanggungjawab yang hanya membuat sensasi supaya kondisi masyarakat resah akibat informasi hoax tersebut. 
“Kami mengimbau kepada masyarakat supaya tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi terkait informasi dari sumber tidak jelas dan mengaku-ngaku dari kami (BMKG). Apabila mendapat informasi yang tidak jelas sumbernya, jangan dipercaya begitu saja. Bisa dikroscek kembali pada kami maupun bisa juga ditanyakan kepada instansi terkait,” pungkasnya. (big/jon)

Let's block ads! (Why?)



Bagikan Berita Ini

0 Response to "Hoax Video Kerusakan Gempa di Malang"

Post a Comment

Powered by Blogger.